BeritaNewsUmum

Bangkep Perkuat Pengelolaan Perikanan Pesisir Berkelanjutan, Rapat Evaluasi dan Rencana Aksi Digelar

145
×

Bangkep Perkuat Pengelolaan Perikanan Pesisir Berkelanjutan, Rapat Evaluasi dan Rencana Aksi Digelar

Sebarkan artikel ini

Banggai Kece – Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep), Halima Umar Hamid, S.Sos., mewakili Bupati Banggai Kepulauan membuka Rapat Evaluasi Kinerja Tahun 2025 dan Penyusunan Rencana Aksi Tahun 2026 Komite Pengelolaan Perikanan Pesisir Lestari, Senin (10/2/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan di ruang rapat Kantor Bupati dan dihadiri Kepala Dinas Perikanan, perwakilan OPD, para camat se-Kabupaten Banggai Kepulauan, serta undangan lainnya.

Dalam sambutan Bupati yang dibacakannya, Halima Umar Hamid menyampaikan bahwa pembentukan Komite Pengelolaan Perikanan Pesisir Lestari melalui Surat Keputusan Bupati Banggai Kepulauan Nomor 440 Tahun 2024 merupakan wujud komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan tata kelola sumber daya perikanan pesisir yang berkelanjutan, berkeadilan, dan berpihak pada kesejahteraan masyarakat pesisir.

BACA JUGA:  HPN: Bupati Balut Sofyan Kaepa Serahkan Piagam dan Hadiah Pemenang Lomba Menulis, Ini Daftarnya!

Ia menegaskan, Kabupaten Banggai Kepulauan memiliki potensi kelautan dan perikanan yang sangat besar. Potensi tersebut, katanya, bukan sekadar anugerah, tetapi juga amanah yang harus dikelola secara bijaksana, terencana, dan berkelanjutan agar manfaatnya dapat dirasakan lintas generasi.

Keberadaan komite dinilai menjadi instrumen strategis untuk memperkuat koordinasi, kolaborasi, dan sinergi lintas sektor serta pemangku kepentingan dalam pengelolaan perikanan pesisir.

BACA JUGA:  Posko Kesehatan Dinkes Paniai Layani Ribuan Peserta Muspasmee VIII di Komopa Aradide

Rapat evaluasi kinerja tahun 2025, lanjutnya, memiliki arti penting untuk mengukur capaian program dan kegiatan komite selama setahun terakhir. Ia meminta evaluasi dilakukan secara objektif, terbuka, dan konstruktif sebagai dasar penguatan kinerja ke depan.

Sementara itu, penyusunan rencana aksi tahun 2026 diharapkan dirancang secara realistis dan terukur, serta selaras dengan kebijakan pembangunan daerah dan prinsip pengelolaan perikanan berkelanjutan. Rencana tersebut ditargetkan mampu menjawab berbagai tantangan, mulai dari degradasi lingkungan pesisir, peningkatan kesejahteraan nelayan, penguatan kelembagaan, hingga peningkatan partisipasi masyarakat.

BACA JUGA:  Kapolsek Banggai Hadiri Puncak HPN 2026, Perkuat Sinergi Polri dan Pers

Ia juga mendorong seluruh anggota komite untuk berperan aktif, menyumbangkan gagasan konstruktif, serta membangun komitmen bersama dalam menjalankan tugas secara profesional dan berintegritas.

“Pengelolaan perikanan pesisir tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri. Dibutuhkan kerja kolektif agar sumber daya ini tetap lestari dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat Banggai Kepulauan,” tutup Halima Umar Hamid.(*)