BeritaNasionalNews

Posko Kesehatan Dinkes Paniai Layani Ribuan Peserta Muspasmee VIII di Komopa Aradide

190
×

Posko Kesehatan Dinkes Paniai Layani Ribuan Peserta Muspasmee VIII di Komopa Aradide

Sebarkan artikel ini

BANGGAI KECE – Untuk pelayanan pengobatan, tim pos medis Dinas Kesehatan (Dinkes) Paniai hadir melayani peserta Muspasmee ke-VIII di Komopa. Tim terdiri dari tenaga Dinkes Paniai, puskesmas, serta rumah sakit yang berkolaborasi dalam memberikan layanan kesehatan.

Hal tersebut disampaikan oleh Maria Nawipa, S.KM, M.Kes, Ketua Tim Pos Dinkes Paniai yang juga menjabat sebagai Sekretaris Dinkes Paniai. Ia menjelaskan bahwa tim diperbantukan oleh seorang dokter dan mulai memberikan pelayanan sejak tanggal 1 hingga 8 Februari 2026.

Selama kegiatan berlangsung, tercatat sebanyak 3.035 pasien telah dilayani dalam satu minggu pelaksanaan Muspasmee ke-VIII. Hal itu dikonfirmasi oleh Ketua Tim kepada reporter Media Banggaikece.co.id pada Senin, 9 Februari 2026, bertempat di Komopa, Distrik Aradide, Kabupaten Paniai.

BACA JUGA:  PWI Banggai Gelar Syukuran dan Ramah Tamah Peringati Hari Pers Nasional

Selain pelayanan pengobatan, tim juga melaksanakan pemberian imunisasi serta kapsul vitamin A biru dan kapsul vitamin A merah. Di Indonesia, program ini dilaksanakan setiap tahun pada bulan Februari dan Agustus.

BACA JUGA:  Plh Sekda Bangkep Tekankan Disiplin ASN dan Kepatuhan LHKPN

“Karena kegiatan ini berlangsung pada bulan Februari, kami sekaligus memberikan imunisasi kepada anak-anak sebanyak 250 anak, kemudian ibu nifas 2 orang, dan ibu hamil 2 orang,” ungkap Nawipa.

Sementara itu, Kabid P2P Dinkes Paniai, Beny Degei, SKM, MKM, menambahkan bahwa pihaknya juga memberikan makanan tambahan seperti biskuit balita, biskuit ibu hamil, susu Laktogen, susu Dengko, serta SGM dan susu Prenagen.

“Jadi bersamaan dengan pemberian kapsul vitamin A merah dan biru, kami juga memberikan makanan tambahan seperti yang telah disebutkan. Kami melayani dengan motto: melayani dengan kasih,” ujar Degei.

BACA JUGA:  Polres Bangkep Gelar Apel Kesiapan Operasi Keselamatan Tinombala 2026

Ia menambahkan, selama pelayanan berlangsung tidak ada pasien dengan kondisi berat. “Walaupun mereka datang dengan banyak keluhan, semua dapat tertolong. Kami percaya yang mengobati adalah kami, tetapi yang menyembuhkan adalah Tuhan. Terima kasih, selamat malam,” tutup Degei. (*)

Penulis: Jeri P. Degei