Dogiyai, Papua Tengah – Gereja Kemah Injil Kingmi Sinode di Tanah Papua (GKIP) Klasis Kamu Koordinator Dogiyai menggelar ibadah pasca Natal yang berlangsung khidmat dan penuh sukacita, Minggu (28/12/2025). Ibadah tersebut dihadiri ratusan jemaat yang memadati gedung gereja.
Natal dikenal sebagai momen kebahagiaan dan sukacita bagi umat Kristen. Hal itu tampak dalam ibadah pasca Natal yang dilaksanakan GKIP Klasis Kamu Koordinator Dogiyai, di mana jemaat dengan penuh antusias memuji dan memuliakan Tuhan serta merayakan kelahiran Yesus Kristus.

Ibadah dibuka dan dipandu oleh Pelajar Ev. Peliber Pekei, S.Th, sementara Demianus Iyai bertugas sebagai pemimpin pujian (MC). Suasana ibadah semakin semarak dengan pelayanan pujian (Singres) yang dibawakan oleh Yonantina, Yulince, dan Ance. Musik pengiring dilayani oleh Ev. Handus Pinibo, S.Th, dengan tamborin dipimpin oleh Delinda Goo, Amindo Bobi, dan Hana Tagi.
Ibadah dipimpin oleh Pdt. Wenas Tebai, S.Th, dengan tema “Seorang Anak Lahir Untuk Kita” yang diambil dari nats Alkitab Lukas 2:6–7 dan ayat pilihan Yesaya 9:5. Dalam khotbahnya, Pdt. Tebai menjelaskan makna kelahiran Yesus yang sederhana namun penuh arti bagi keselamatan umat manusia.
“Yesus, Anak Sulung Maria, lahir dan dibungkus kain lampin lalu diletakkan di palungan karena tidak ada tempat bagi mereka di rumah penginapan. Hal ini menunjukkan kesederhanaan dan kerendahan hati Sang Juru Selamat,” jelas Pdt. Tebai.
Sementara itu, Ketua Panitia Natal Gabungan Klasis Kamu, Ernes Tebai, S.Sos, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya ibadah pasca Natal dengan baik dan lancar. Ia mengajak seluruh jemaat untuk menjaga kekudusan hati serta memfokuskan diri dalam memuji dan memuliakan Tuhan.
“Segala sesuatu yang kita miliki adalah anugerah Tuhan. Karena itu, marilah kita beribadah dengan sepenuh hati, menjaga keamanan bersama, serta saling menopang dalam kasih Kristus,” ujarnya.
Panitia juga menyampaikan imbauan kepada jemaat terkait penyelesaian kewajiban administrasi guna mendukung kelancaran pelayanan ke depan. Batas waktu pelunasan ditetapkan hingga 13 Januari 2026, dengan ketentuan: jemaat besar sebesar Rp2.000.000, jemaat sedang Rp1.500.000, serta jemaat Pos PI sesuai dengan kemampuan masing-masing.
Ibadah pasca Natal ditutup dengan penuh sukacita dan doa. Panitia berharap seluruh rangkaian pelayanan ke depan dapat berjalan dengan baik serta membawa berkat bagi seluruh jemaat.
Laporan: Agustinus Bobi
Penulis: Jeri P. Degei





