BeritaNews

Menjelang Akhir Tahun, Proyek Fisik Dikbud Bangkep Rampung 100 Persen

474
×

Menjelang Akhir Tahun, Proyek Fisik Dikbud Bangkep Rampung 100 Persen

Sebarkan artikel ini

Banggaikece.id — Menjelang akhir tahun anggaran 2025, sejumlah proyek fisik di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Banggai Kepulauan menunjukkan progres yang sangat signifikan. Hingga awal Desember ini, capaian rata-rata pembangunan dan rehabilitasi gedung Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP), serta pengadaan mobiler sekolah, telah rampung 100 persen.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bangkep, Ikhsan Nursin, S.Pd., M.M., Kamis (18/12/2025), mengatakan bahwa hingga saat ini sebanyak 61 paket pekerjaan fisik dan pengadaan mobiler sekolah telah diselesaikan sepenuhnya.

Menurut Ikhsan Nursin, pada tahun 2025 terdapat 33 paket pekerjaan fisik rehabilitasi gedung sekolah, 22 paket pembangunan fisik sekolah, serta 6 paket pekerjaan pengadaan mobiler dan seragam sekolah yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) Specific Grant (SG).

BACA JUGA:  Polisi Penolong Satpolairud Polres Bangkep Evakuasi Pasien Anak di Pelabuhan Salakan

Sementara itu, total anggaran untuk 61 paket pekerjaan fisik yang telah dilakukan Provisional Handover (PHO) atau serah terima sementara pekerjaan mencapai Rp12.167.487.000.

BACA JUGA:  Sekda Banggai Kepulauan Pimpin Apel Gabungan, Tekankan Disiplin dan Sinergi ASN

Penyelesaian seluruh pekerjaan tersebut tidak lepas dari koordinasi intensif antara pihak rekanan dan tim pengawas proyek yang terus dilakukan guna memastikan kualitas serta ketepatan waktu pelaksanaan.

“Prinsipnya, kita dorong agar semua pekerjaan selesai sesuai target. Namun jika belum mencapai 100 persen hingga akhir kontrak, maka pembayarannya akan disesuaikan dengan realisasi progres di lapangan sesuai ketentuan yang berlaku,” tutupnya.

Di sisi lain, sejumlah kepala sekolah penerima manfaat proyek mengaku lega karena pembangunan yang telah lama diusulkan akhirnya dapat direalisasikan pada tahun ini. Mereka menyebut peningkatan fasilitas belajar akan berdampak besar terhadap mutu pendidikan di daerah.

BACA JUGA:  Sekda Bangkep Resmi Buka Pelatihan Dasar CPNS Golongan II dan III Tahun 2026

Pemerhati pendidikan lokal juga menilai transparansi informasi terkait progres proyek ini sangat penting untuk menjaga kepercayaan publik. “Yang terpenting bukan hanya selesai cepat, tetapi juga tepat mutu dan tepat sasaran,” ujar salah satu tokoh masyarakat Banggai Kepulauan. (Ram)