BANGGAI KECE– Harapan masyarakat di empat desa, yakni Olusi, Peling Lalongo, Labasiano, dan Tataba, Kecamatan Buko, Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep), untuk mendapatkan akses air bersih akhirnya terwujud. Kini warga tidak perlu lagi khawatir mengalami kekurangan air seperti tahun-tahun sebelumnya.
Pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di wilayah tersebut menjadi solusi nyata bagi kebutuhan dasar masyarakat.
“Alhamdulillah, setelah SPAM beroperasi, tidak ada lagi istilah kekurangan air,” ujar Kepala Desa Labasiano, Nurlan Nurdin, Kamis (23/10/2025).
Menurutnya, selama ini warga sempat mengalami kesulitan dalam memperoleh air bersih karena pelayanan air desa tidak mampu mencukupi kebutuhan masyarakat.
Ia pun menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Daerah Banggai Kepulauan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) atas pembangunan SPAM di desanya.
“Jika SPAM sudah selesai dan beroperasi tahun ini, air bersih bisa mengalir hingga ke rumah-rumah warga yang sebelumnya kesulitan mendapatkannya. Dulu banyak masyarakat yang kekurangan air bersih, tapi dengan adanya hibah ini, warga bisa menikmati air minum yang bersih dan mudah diakses,” tuturnya.
Diketahui, Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan melalui DPUPR Bangkep mulai merealisasikan kegiatan peningkatan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) jaringan perpipaan. Proyek strategis ini didanai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Penugasan Tahun 2025 dengan total anggaran sebesar Rp10,47 miliar.
Pekerjaan pembangunan SPAM di Kecamatan Buko ini dilaksanakan oleh CV Lagili Putra dan saat ini telah mencapai progres sekitar 70 persen, dengan nilai kontrak sebesar Rp1,4 miliar. RAM





