BeritaNews

GMKI Cabang Luwuk Gelar Ibadah Pembukaan MAPPER dan Konpercab X Tahun 2025

1212
×

GMKI Cabang Luwuk Gelar Ibadah Pembukaan MAPPER dan Konpercab X Tahun 2025

Sebarkan artikel ini

Banggai kece.id – Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Luwuk resmi membuka kegiatan Masa Perkenalan dan Penerimaan Anggota Baru (MAPPER) serta Konperensi Cabang (Konpercab) ke-X tahun 2025 melalui ibadah pembukaan yang dilaksanakan di Gereja GPPI Sion Luwuk, Kamis (31/7/2025).

Ibadah tersebut dipimpin oleh Pdt. D.Th Vira Tandiawan, S.E., M.M., dan dihadiri oleh perwakilan Pengurus Pusat GMKI, kader dan senior GMKI, organisasi Kristen se-Kota Luwuk seperti GAMKI, Perkantas, serta BEM Kristen dari berbagai universitas di Luwuk.

Rangkaian kegiatan MAPPER dan Konpercab X ini dijadwalkan berlangsung selama empat hari, yakni dari 31 Juli hingga 3 Agustus 2025.

Dalam pidatonya, Ketua Cabang GMKI Luwuk, Yoldi Marsel Kalanding, menekankan pentingnya kesiapan kader dalam menghadapi perubahan zaman, khususnya dalam era perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI).

BACA JUGA:  Rapat Koordinasi Nasional di Sentul, Presiden Bahas Sinergi Pusat dan Daerah untuk Nawacita 2026

“GMKI tidak boleh kehilangan arah sebagai organisasi yang hidup di tengah gereja, perguruan tinggi, dan masyarakat. Kita harus mendidik kader yang peka terhadap zaman, namun tetap teguh dalam iman,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa kepemimpinan dalam GMKI bukan hanya soal dominasi, melainkan pelayanan. Ia mengajak seluruh kader untuk menjadikan Konpercab sebagai ruang dialog intelektual dan spiritual, bukan tempat membangun sekat perbedaan.

“Kami menyadari sebagai pengurus cabang, kami tidak luput dari kekurangan. Namun dari proses ini, kami belajar pentingnya komunikasi yang sehat, menyatukan visi di tengah perbedaan, dan menerapkan nilai kepemimpinan yang melayani (servant leadership),” tambahnya.

BACA JUGA:  Sekda Bangkep Resmi Buka Pelatihan Dasar CPNS Golongan II dan III Tahun 2026

Sementara itu, Desprian Heri, senior GMKI sekaligus demisioner Ketua Cabang GMKI Luwuk masa bakti 2020–2022, memberikan refleksi tentang pentingnya tanggung jawab dalam kepemimpinan.

“Menjadi pemimpin harus menunjukkan bukti kerja dan integritas. Pemimpin yang baik lahir dari pengurus yang memahami tugas, mampu menjalankan program, dan siap dengan visi serta mentalitas,” pesannya.

Ia juga mengingatkan bahwa GMKI tidak hanya bertanggung jawab dalam ibadah, tetapi juga dalam mengisi dan menjaga nilai-nilai kebangsaan.

Acara tersebut turut dibuka secara resmi oleh Kabid Organisasi Pengurus Pusat GMKI masa bakti 2025–2027, Weldi Gasong. Dalam sambutannya, ia menyoroti pentingnya peran GMKI dalam menjaga kebebasan beragama di tengah tantangan yang dihadapi oleh umat Kristen di beberapa daerah.

BACA JUGA:  Polres Bangkep Gelar Apel Pasukan, Resmi Mulai Operasi Keselamatan Tinombala 2026

“Hari ini kita tidak hanya berbicara soal teknologi atau AI. Kita dihadapkan pada isu-isu besar seperti pelarangan ibadah dan pembangunan gereja. GMKI harus hadir sebagai garda terdepan dalam memperjuangkan nilai-nilai kekristenan dan kebangsaan,” tegas Weldy.

Ia berharap kader-kader GMKI Cabang Luwuk dapat terus menjaga dan memperjuangkan nilai-nilai bangsa dan negara dalam bingkai negara hukum yang dilindungi oleh konstitusi. JON