BeritaDaerahNews

Tata Kelola Perikanan dan Kelautan yang Inklusif Jadi Program Unggulan Sulianti Murad-Samsul Bahri Mang untuk Kesejahteraan Nelayan

592
×

Tata Kelola Perikanan dan Kelautan yang Inklusif Jadi Program Unggulan Sulianti Murad-Samsul Bahri Mang untuk Kesejahteraan Nelayan

Sebarkan artikel ini

Banggaikece.id- Program tata kelola perikanan dan kelautan yang inklusif adalah program yang akan dikerjakan Pasangan Calon Bupati dan wakil Bupati Banggai, Sulianti Murad dan Samsul Bahri Mang. 

Demikian dikatakan Rinto Alimun sala satu tokoh masyarakat yang telah lama berkecimpung dengan persoalan perikanan dan kelautan. 

Menurut Rinto sapaan akrabnya, tata kelola perikanan dan kelautan yang inklusif adalah sistem pengelolaan sumber daya laut yang melibatkan partisipasi aktif nelayan lokal, serta memastikan akses yang adil terhadap sumber daya dan kesempatan ekonomi di sektor tersebut. 

BACA JUGA:  Ini Daftar Para Juara di FEB Fun Run 2026, Atep Jadi Tercepat Catatkan Waktu 16 Menit

“Tujuan dari tata kelola yang inklusif adalah untuk melindungi lingkungan laut dan perikanan secara berkelanjutan, serta meningkatkan kesejahteraan sosial-ekonomi nelayan dan komunitas pesisir” terangnya.

BACA JUGA:  Jelang Ops Keselamatan Tinombala 2026, Kasatlantas Polres Bangkep Imbau Masyarakat Tertib Lalu Lintas

Selanjutnya Rinto menjelaskan bahwa paling tidak ada tujuh prinsip dalam tata kelola perikanan kelautan yang inklusif.

Pertama partisipasi nelayan, kedua 

akses setara terhadap sumber daya, ketiga perlindungan terhadap laut, keempat perlindungan hukum, kelima penggunaan teknologi dan inovasi, kelima penguatan kelembagaan lokal dan ketujuh adalah kesejahteraan ekonomi nelayan. 

BACA JUGA:  Rapat Koordinasi Nasional di Sentul, Presiden Bahas Sinergi Pusat dan Daerah untuk Nawacita 2026

“Dengan penerapan tata kelola perikanan yang inklusif, diharapkan akan tercipta keseimbangan antara kebutuhan ekonomi nelayan dan perlindungan ekosistem laut, sehingga sumber daya perikanan dapat terus memberikan manfaat bagi generasi saat ini dan yang akan datang” tutup Rinto. (*)