Banggaikece.id – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Banggai Laut (Balut) terus berupaya menekan laju inflasi dan menjaga daya beli masyarakat melalui pelaksanaan operasi pasar murah.
Melalui Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag), pasar murah kali ini digelar di wilayah terpencil dan terluar, yakni di Kecamatan Labobo, tepatnya di Desa Paisulamo, pada Selasa (17/2/2026).
Kegiatan ini mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Ratusan warga dari berbagai desa di wilayah Kecamatan Labobo memadati lokasi pasar murah sejak pagi hari. Mereka memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mendapatkan bahan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau dibanding harga pasar.
Pasar murah tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Banggai Laut, Sofyan Kaepa. Turut hadir Sekretaris Daerah Balut, Saiful U. Usuria, Kepala Dinas Koperindag Hasdia H. Badjurani selaku pelaksana kegiatan, para Staf Ahli, Asisten, Camat Labobo, Kepala Desa Paisulamo, Kepala Desa Padingkian, serta Kepala Desa Alasan.
Dalam sambutannya, Bupati Sofyan Kaepa menegaskan bahwa tujuan utama pasar murah bukan semata-mata pada jumlah atau jenis barang yang dijual, melainkan sebagai bagian dari strategi ketahanan pangan daerah.
“Kalau dilihat dari aspek itu maka ini pasti tidak akan cukup, tapi yang dimaksud adalah salah satu dari program ketahanan pangan agar kita terhindar dari inflasi,” tegasnya di hadapan masyarakat.
Ia menjelaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen untuk terus hadir membantu masyarakat, terutama yang berada di wilayah terpencil dan terluar.
Menurutnya, stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok menjadi perhatian serius pemerintah agar beban ekonomi masyarakat tidak semakin berat.
Bupati juga berharap masyarakat Labobo dapat memanfaatkan momen tersebut dengan sebaik-baiknya. Ia memastikan program serupa akan terus dilaksanakan di kecamatan lain.
“Dan insya Allah dalam waktu dekat nanti pasar murah seperti ini akan saya laksanakan di Kecamatan Bokan Kepulauan atau Kecamatan Bangkurung,” ujarnya.
Sebagai bentuk kepedulian sosial, di akhir kegiatan Bupati turut memberikan bantuan secara pribadi kepada anak yatim piatu dan para janda lansia. Bantuan tersebut diserahkan langsung sebagai wujud empati dan perhatian pemerintah kepada masyarakat yang membutuhkan.
Melalui kegiatan ini, Pemda Balut berharap upaya pengendalian inflasi dan penguatan ketahanan pangan daerah dapat berjalan optimal, sekaligus mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat hingga ke pelosok daerah. ASW





