BANGGAI KECE – Maskapai Indonesia AirAsia resmi membuka rute baru penerbangan dari Kota Luwuk ke Makassar. Selanjutnya, dari Makassar tersedia koneksi penerbangan ke Palu, Surabaya, dan Kendari.
Penerbangan rute baru dari Luwuk ini akan dimulai pada 7 Maret 2026 mendatang, dengan jadwal satu kali penerbangan setiap hari.
Kabar gembira tersebut disampaikan oleh Head of Indonesia Affairs and Policy Indonesia AirAsia, Eddy Krismeidi Soemawilaga, dalam acara Agent & Media Gathering yang digelar Rabu, 18 Februari 2026, di Swiss-Belhotel Luwuk.
Ia menyebutkan, pembukaan rute ini menjadi kabar baik bagi masyarakat Sulawesi Tengah, khususnya Luwuk. Dengan adanya penerbangan langsung Luwuk–Makassar, masyarakat dapat melanjutkan perjalanan dari Makassar ke Palu, Kendari, dan Surabaya dengan lebih mudah.
“Telah resmi dibuka penjualan tiket rute Luwuk–Makassar, Makassar–Palu, Makassar–Surabaya, dan Makassar–Kendari untuk penerbangan mulai 7 Maret 2026,” ujarnya.
Luwuk kini terhubung langsung ke Makassar satu kali setiap hari. Dari Makassar, tersedia penerbangan lanjutan ke Palu, Kendari, dan Surabaya juga satu kali sehari.
Eddy menegaskan, langkah ini merupakan bagian dari upaya Indonesia AirAsia dalam memperkuat jaringan penerbangan dan membuka konektivitas baru dari Luwuk ke Makassar, Palu, Surabaya, dan Kendari.

“Bukan cuma sekadar membuka rute, tetapi melalui pengembangan ini akses masyarakat menjadi lebih mudah untuk bepergian ke luar kota. Kami melihat potensi besar di Luwuk, sehingga langsung dibuka satu kali setiap hari. Biasanya rute baru tiga kali seminggu, tetapi untuk Luwuk kami buka setiap hari,” jelasnya.
Ia juga menyebutkan, melalui Makassar, penumpang dari Luwuk dapat terhubung ke berbagai rute lainnya, termasuk penerbangan internasional seperti ke Kuala Lumpur.
Sulawesi Tengah dinilai memiliki potensi pergerakan wisata yang cukup besar, terutama destinasi bahari yang dikenal luas. Selain itu, peluang pengembangan bisnis kargo juga terbuka melalui konektivitas baru ini.
“Kami berterima kasih kepada semua pihak yang telah berperan dalam mewujudkan rute ini. Ini adalah hasil kerja bersama,” tambahnya.
Jawab Keinginan Masyarakat
Sementara itu, Kepala Bandara Bandar Udara Syukuran Aminuddin Amir, Nurul Anwar, mengatakan kehadiran Indonesia AirAsia menjawab keluhan masyarakat Kota Luwuk.
“Ini jawaban terhadap keluhan masyarakat Luwuk Banggai. Tahun lalu kami dipanggil DPRD Banggai terkait mahalnya tiket keluar Kota Luwuk ke Makassar,” ujarnya.
Ia mengaku sangat bersyukur atas kehadiran Indonesia AirAsia di Luwuk Banggai yang siap memulai rutenya pada 7 Maret 2026.
“Kami memonitor harga tiket. Sebelumnya harga ke Makassar bisa mencapai Rp1,5 juta. Tadi saya cek sudah mulai turun di angka Rp1 jutaan. Jadi ini jawaban untuk masyarakat. Sudah ada kompetitor,” tuturnya.
Ia berharap kehadiran AirAsia dapat membangkitkan ekonomi Luwuk Banggai, termasuk membantu menekan inflasi.
“Semoga AirAsia memberikan harga terbaik, tepat waktu, dan pelayanan yang baik. Kami siap memberikan pelayanan maksimal di bandara,” tandasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pariwisata Banggai memaparkan potensi besar yang dimiliki Kota Luwuk sebagai daerah tujuan wisata.
Tercatat, Luwuk Banggai memiliki sedikitnya 168 destinasi wisata yang berpotensi menarik kunjungan wisatawan. Di tengah tingginya minat wisatawan, mahalnya harga tiket pesawat selama ini menjadi salah satu kendala.
Karena itu, kehadiran AirAsia menjadi kabar bahagia bagi masyarakat dan pelaku pariwisata. Ia pun mendoakan agar maskapai AirAsia diberikan kemudahan dalam melayani rute baru Luwuk–Makassar serta koneksi dari Makassar ke Palu, Kendari, dan Surabaya.
Hadir juga dalam kegiatan tersebut, Kepala Kantor Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C Luwuk, Aldi Rakhman, S.E, M.SE, M.A, Penanggung Jawab Satuan Pelayanan Balai Karantina SatPel Luwuk Banggai, Leoramagusta, Kepala Stasiun Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan (SPPMHKP) Luwuk Banggai Arafat. (*)





