BeritaNasionalNewsUmum

Aleg Sri Lalusu Imbau Warga Jaga Kamtibmas dan Tidak Terprovokasi Terkait Kasus MBG di Bangkep

989
×

Aleg Sri Lalusu Imbau Warga Jaga Kamtibmas dan Tidak Terprovokasi Terkait Kasus MBG di Bangkep

Sebarkan artikel ini

Banggaikece.id — Insiden keracunan massal yang diduga akibat konsumsi makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah, mengakibatkan ratusan siswa harus menjalani perawatan medis.

Ketua Komisi I DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Dra. Hj. Sri Indraningsih Lalusu, MBA, menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa tersebut yang terjadi di daerah pemilihannya.

“Kami sangat prihatin atas insiden keracunan massal yang berdampak pada 335 korban. Kami turut berempati kepada seluruh pasien dan keluarga yang terdampak,” ucap srikandi politisi PDIP itu dengan mata berkaca-kaca.

BACA JUGA:  FEB Fun Run 2026 Sukses Digelar, Dekan Ucapkan Terima Kasih ke Para Sponsor

Ia menegaskan bahwa seluruh pihak terkait harus bekerja maksimal memastikan penanganan kesehatan terbaik, melakukan investigasi menyeluruh, serta melakukan evaluasi agar program Presiden RI Prabowo Subianto dapat berjalan dengan baik, lancar, dan tidak kontraproduktif.

BACA JUGA:  Dua Siswi Kakak Beradik Asal SMAN 2 Luwuk Raih Juara 1 dan 2 di FEB Fun Run 2026

Sri Indraningsih juga mengingatkan bahwa insiden ini berpotensi menimbulkan ekses negatif, khususnya dalam aspek keamanan dan ketertiban. Menurutnya, maraknya berita hoaks dan ujaran kebencian dapat menggerus nilai persatuan dan kesatuan, baik di Banggai Kepulauan maupun di Sulawesi Tengah bahkan Indonesia secara umum.

BACA JUGA:  Rapat Koordinasi Nasional di Sentul, Presiden Bahas Sinergi Pusat dan Daerah untuk Nawacita 2026

Karena itu, ia mengimbau seluruh masyarakat dan pihak terkait di Banggai Kepulauan agar tetap bersinergi, saling menjaga, dan memperkuat nilai persatuan. Ia menekankan pentingnya terus menghidupkan filosofi masyarakat Banggai, “Montolutusan”, yang diwariskan sebagai semangat persaudaraan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. (Ram)