BeritaNews

Makna Historis dan Peran Strategis Lembaga Adat Ekadide di Paniai Papua Tengah

688
×

Makna Historis dan Peran Strategis Lembaga Adat Ekadide di Paniai Papua Tengah

Sebarkan artikel ini

Banggaikece.id– Lembaga Adat Ekadide adalah struktur kepemimpinan tradisional yang berperan penting dalam menjaga adat, budaya, dan keharmonisan masyarakat di beberapa wilayah Papua, termasuk Papua Tengah. 

Pada Jumat (15/8/2025), bertempat di Aula Kantor Distrik Obaipugaida, Topiyai, digelar pertemuan untuk membahas maksud dan tujuan Lembaga Adat Ekadide.

Tim perumus, Menase Ugedy Degei, menjelaskan bahwa Lembaga Adat Ekadide memiliki peran sentral dalam pemeliharaan dan pelestarian budaya masyarakat Papua. Selain itu, lembaga adat ini juga kerap menjadi mediator dalam penyelesaian konflik, baik antarwarga maupun antara masyarakat dan pemerintah.

BACA JUGA:  Ini Daftar Para Juara di FEB Fun Run 2026, Atep Jadi Tercepat Catatkan Waktu 16 Menit

Sementara itu, Abihud Degei menegaskan peran Lembaga Adat Ekadide dalam pengambilan keputusan yang berkaitan langsung dengan kepentingan masyarakat adat di Distrik Topiyai, yang terdiri dari delapan kampung.

BACA JUGA:  Rapat Koordinasi Nasional di Sentul, Presiden Bahas Sinergi Pusat dan Daerah untuk Nawacita 2026

Struktur lembaga ini dipimpin oleh pemimpin adat atau kepala suku, yang memiliki tanggung jawab memimpin dan mengarahkan masyarakat dalam menjalankan adat dan tradisi.

Semi Degei, salah satu anggota Lembaga Adat Ekadide, menuturkan bahwa keanggotaan lembaga terdiri dari tokoh-tokoh masyarakat yang dipilih berdasarkan pengetahuan dan pengalaman mereka dalam adat istiadat setempat.

BACA JUGA:  Geger, Wanita Lansia Ditemukan Tewas Terapung di Saluran Irigasi Simpang Raya

Dengan peran dan struktur tersebut, Lembaga Adat Ekadide menjadi garda terdepan dalam menjaga keberlangsungan budaya dan adat istiadat masyarakat Papua, khususnya di wilayah Ekadide Topiyai. (*)

Penulis: Jeri P. Degei