Scroll untuk baca artikel
Example 300250
Example 300250
BeritaDaerahNews

Bupati dan Wabup Kompak Sholat Idul Fitri di Masjid Agung An Nur Luwuk

×

Bupati dan Wabup Kompak Sholat Idul Fitri di Masjid Agung An Nur Luwuk

Sebarkan artikel ini
Example 300250

Banggaikece.id – Bupati Banggai Amirudin dan Wakil Bupati Furqanuddin Masulili kompak melaksanakan shalat Idulfitri 1 Syawal 1445 Hijriah, bertepatan dengan Rabu (10/4/2024), di Masjid Agung An Nuur, Luwuk.

Seperti pelaksanaan shalat Id di tahun-tahun sebelumnya, tak hanya di bagian dalam masjid, jemaah juga melaksanakan shalat di halaman hingga area luar halaman Masjid Agung An Nuur. Aparat tampak berjaga di beberapa titik untuk mengamankan jalannya shalat.

Example 300250

Sekitar pukul 7 shalat Idulfitri pun dimulai. Bertindak selaku imam sekaligus khatib pada kesempatan itu adalah Ustad Syamsuddin Nur Makka. Dai kondang yang akrab disapa Ustad Syam itu kerap mengisi berbagai program dakwah di televisi nasional.

BACA JUGA:  Pengamat Sebut Sulianti Murad Sangat Berpeluang Peroleh Rekomendasi Golkar

Dalam khotbahnya, khatib mengajak umat Islam untuk bermuhasabah setelah menjalani puasa sebulan penuh. 

“Mari, di hari raya ini kita sekaligus bermuhasabah, apakah kita menjadi orang yang istikamah atau kita kembali menjadi orang yang lemah dalam hal ibadah,” ujar Ustad Syam.

Hal ini tak terlepas dari pemaknaan bulan Ramadhan itu sendiri sebagai bulan riyadah atau bulan pelatihan. “Bulan Ramadhan melatih kita, apakah kita mampu untuk meninggalkan akhlak-akhlak tercela dan meninggalkan jalan-jalan yang menyimpang dari ridho Allah SWT,” ujarnya.

BACA JUGA:  Pengurus BEM dan Himaju FEB Unismuh Luwuk Periode 2024 - 2025 Resmi Dilantik 

Khatib juga mengajak jemaah untuk saling memuliakan dan tidak memandang diri lebih baik dibanding orang lain.

“Apalagi kita baru saja melewati masa-masa kampanye, pesta demokrasi, kadangkala ada yang merasa lebih unggul, lebih baik dari saudaranya, memecah belah tali silaturahim. Tidak akan tersambung hubungan kita dengan Allah jika kita memutuskan tali silaturahim,” terang Ustad Syam.

BACA JUGA:  Momentum Harkitnas, Singgih Ajak Generasi Muda Jadi Cermin Ketangguhan Dalam Kebersamaan

Idulfitri menjadi momentum untuk kembali pada keadaan fitrah, sebagaimana bayi yang baru dilahirkan. “Tidak ada orang yang benci melihat anak kecil, karena dia fitrah. Maka, berusahalah kita di hari yang fitri ini menjadi orang yang fitrah, yakni membuat orang lain tiada yang benci dengan kita,” tuturnya.

Seusai menunaikan sholat Id, Bupati Amirudin dan Wabup Furqan menyapa dan bersalaman dengan para jemaah. (*)

Example 300250 Example 300250 Example 300250 Example 300250 Example 300250 Example 300250 Example 300250 Example 300250 Example 300250 Example 300250 Example 300250 Example 300250 Example 300250 Example 300250 Example 300250 Example 300250 Example 300250 Example 300250 Example 300250 Example 300250 Example 300250 Example 300250 Example 300250 Example 300250 Example 300250 Example 300250 Example 300250 Example 300250 Example 300250 Example 300250 Example 300250 Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *