BeritaDaerahNews

Geger, Warga Bukit Mambual Ditemukan Tak Bernyawa di Perkebunan Buhenteng Maahas

321
×

Geger, Warga Bukit Mambual Ditemukan Tak Bernyawa di Perkebunan Buhenteng Maahas

Sebarkan artikel ini

Banggaikece.id– Geger, seorang warga Puge, Kelurahan Bukit Mambual, Kecamatan Luwuk Selatan ditemukan tak bernyawa di perkebunan Buhenteng, Kelurahan Maahas, Kecamatan Luwuk Selatan.

Atas peristiwa itu, Polres Banggai yang dipimpin oleh Kaur Identifikasi Satreskrim Bripka Naldi Laotong melakukan olah TKP penemuan mayat tersebut, Senin (18/3/2024) malam.

Sesosok mayat pria yang berprofesi sebagai petani itu, teridentifikasi bernama Lodewyk Yabi (61), warga Puge Kelurahan Bukit Mambual, Luwuk Selatan. 

BACA JUGA:  Geger, Wanita Lansia Ditemukan Tewas Terapung di Saluran Irigasi Simpang Raya

Bermula ketika Korban, pada pukul 12.00 Wita berpamitan kepada istrinya untuk pergi ke kebun. Akan tetapi sampai pukul 18.00 Wita, korban belum juga kembali ke rumah.

Kemudian, pukul 20.00 Wita, saksi yang merupakan anak menyusul ke kebun. Saat saksi tiba didepan pintu masuk perkebunan, melihat korban tergeletak ditanah tepat dibawah pagar kawat berduri dengan posisi tertimpa sepeda motor.

BACA JUGA:  Dua Siswi Kakak Beradik Asal SMAN 2 Luwuk Raih Juara 1 dan 2 di FEB Fun Run 2026

“Anaknya menyusul ke kebun karena seperti biasanya korban selalu pulang kerumah itu paling lambat jam 18.00 Wita,” sebut Kasat Reskrim Polres Banggai, AKP Tio Tondy.

Kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke Polres Banggai. Korban selanjutnya dievakuasi oleh warga bersama petugas, ke RSUD Luwuk untuk dilakukan pemeriksaan.

Berdasarkan hasil visum luar oleh Tim Forensik RSUD Luwuk, pada tubuh korban tidak terdapat tanda-tanda kekerasan.

BACA JUGA:  FEB Fun Run 2026 Sukses Digelar, Dekan Ucapkan Terima Kasih ke Para Sponsor

“Selain itu terdapat lebam mayat, tubuh sudah kaku, lecet lutut kanan serta luka gores dikepala akibat kawat duri,” jelas Kasat.

Tambahnya, pihak keluarga menolak dilakukan autopsy dan menerima kejadian dengan iklas. Diduga korban meninggal karena sakit karena sebelum pergi ke kebun sebelumnya mengkonsumsi obat asam urat.

“Visum luar selesai jam 24.30 Wita. Kemudian korban disemayamkan dirumah duka, Puge” pungkas Tio. (*)