BeritaDaerahNewsPendidikan

Buka Training of Trainer Bagi DPL KKN, Ini Harapan Rektor Unismuh Luwuk 

321
×

Buka Training of Trainer Bagi DPL KKN, Ini Harapan Rektor Unismuh Luwuk 

Sebarkan artikel ini
Rektor Unismuh Luwuk membuka ToT bagi DPL KKN. FOTO: IST

banggaikece.id- Unismuh Luwuk melalui LP3M menggelar Training of Trainer (ToT) bagi enam dosen pembimbing lapangan (DPL) Kuliah Kerja Nyata (KKN), Sabtu 20 Januari 2024.

Kegiatan ToT yang berlangsung di aula Pascasarjana Unismuh Luwuk itu dibuka secara resmi Rektor Unismuh Luwuk, Dr. Sutrisno K Djawa SE., MM.

Hadir dalam pembukaan, Ketua LP3M Unismuh Luwuk, Risno Mina SH., MH., dan jajarannya, serta Wakil Rektor I Mustafa Abd Rahim.

BACA JUGA:  Pererat Silaturahmi Insan Pers, Pertamina EP DMF Gelar Safari Ramadhan di Ponpes Al Murad

Ketua LP3M Unismuh Luwuk, Risno Mina SH., MH., mengatakan, kegiatan ToT berlangsung sehari dan diisi empat narasumber.

Adapun materi yang disajikan adalah Problem Solving dibawakan oleh narasumber Wakil Rektor I Mustafa Abd Rahim, dan materi Matriks Kegiatan Kerja dan Administrasi KKN dibawakan oleh Erwin Nursin.

Berikutnya, materi program kerja dan penulisan laporan kelompok dibawakan oleh ketua LP3M Risno Mina, dan Artikel Ilmiah Mahasiswa dan Publikasi dibawakan oleh Dr. Hasrat Aimang.

BACA JUGA:  Raihana Giani Zeema Toindeng Juara Rangking 1 Ramadhan di Unismuh Luwuk

“Kegiatan ToT ini bertujuan untuk menyamakan persepsi dengan DPL sehingga pelaksanaan KKN dapat berjalan sesuai dengan pedoman,” kata Risno Mina.

Kemudian, diharapkan dengan ToT ini mahasiswa KKN selama di lapangan akan mendapatkan bimbingan yang sama dalam melaksanakan program kerja.

BACA JUGA:  Rektor Unismuh Luwuk Letakkan Batu Pertama Gedung B Kampus II, Ditarget 7 Bulan Rampung 

Sementara itu, Rektor Unismuh Luwuk, Dr. Sutrisno K Djawa berharap melalui ToT ini DPL dapat membimbing mahasiswa dengan baik, sehingga apa yang menjadi luaran dari KKN dapat tercapai. 

Selain itu Rektor juga berharap DPL dapat mengumpulkan data dan informasi di lokasi KKN sehingga bisa dijadikan topik riset atau pengabdian kedepan. (*)