Scroll untuk baca artikel
BeritaNewsUmum

Ingat! Polres Banggai Imbau Pelajar Tidak Konvoi Rayakan Kelulusan SMA/SMK

248
×

Ingat! Polres Banggai Imbau Pelajar Tidak Konvoi Rayakan Kelulusan SMA/SMK

Sebarkan artikel ini

Banggaikece.id– Pengumuman kelulusan siswa SMA/SMK yang berlangsung Senin (6/5/2024) pukul 15.00 WITA, pihak Polres Banggai siaga mengantisipasi konvoi yang dilakukan para siswa.

Pihak Polres Banggai mengimbau agar tidak melakukan konvoi di jalanan merayakan kelulusan.

Wakapolres Banggai Kompol Pino Ary menjelaskan para pelajar dilarang berkonvoi dan konsumsi minuman keras yang mengganggu para pengendara lain di sepanjang jalan Kota Luwuk.

BACA JUGA:  Satlantas Polres Bangkep Kawal Arus Lalin Sholat Idulfitri 1447 H, Ibadah Berjalan Aman dan Lancar

Untuk menjaga situasi aman kondusif di Luwuk, dari Bag Ops sudah sudah mengantisipasi dengan melibatkan fungsi-fungsi di Polri, baik Samapta, Binmas, Reskrim, dan Intel.

Terkait kelulusan pelajar SMA/SMK, Ia menjelaskan pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak sekolah sebelumnya. Sehingga diharapkan situasi dan kondisi di Kota Luwuk tetap aman setelah adanya pengumuman kelulusan.

BACA JUGA:  Diikuti Ratusan Jamaah, Masjid Al Fattah BTN Bukit Mambual Sukses Gelar Sholat Idul Fitri 

Wakapolres berharap tidak ada konvoi atau pesta miras yang dilakukan para pelajar saat momen kelulusan. Apabila masih ada pelanggaran, para pelaku akan diberikan sejumlah sanksi baik teguran lisan hingga surat tilang.

“Apabila masih melanggar maka kami akan menindak pelanggar hukum khususnya lalulintas, baik secara teguran maupun surat tilang,” jelas dia.

Dalam pengamanan dan penjagaan rutin, pihak Polres Banggai memprioritaskan keamanan dan ketertiban lalu lintas di sepanjang jalan dan simpang kota. Setiap hari terdapat personel yang bersiaga di beberapa simpang yang terdapat peningkatan arus.

BACA JUGA:  Khutbah Idul Fitri di Masjid Al Fattah, Ustadz Fahri Rahmadan Ajak Jamaah Jaga Semangat Ramadan

“Sebanyak 30 personil Polres Banggai akan berjaga di sekitaran sekolah maupun berpatroli ke jalan-jalan protocol untuk cegah konvoi maupun pelanggaran lainnya,” tutup Pino. (*)