BeritaKesehatanNasionalNews

Posko Kesehatan Dinkes Paniai Layani Ratusan Peserta Muspasmee VIII di Komopa

111
×

Posko Kesehatan Dinkes Paniai Layani Ratusan Peserta Muspasmee VIII di Komopa

Sebarkan artikel ini

BANGGAI KECE- Paniai, 5 Februari 2026 – Dinas Kesehatan Kabupaten Paniai melalui Posko Kesehatan terus memberikan pelayanan medis bagi peserta Musyawarah Pastoral Mee (Muspasmee) ke-VIII yang berlangsung di Paroki Komopa, Dekenat Paniai, Keuskupan Timika.

Memasuki hari ketiga hingga hari keempat kegiatan, tim medis masih aktif melayani ratusan pasien dari berbagai daerah. Hal tersebut disampaikan oleh Beny Degei saat dihubungi Reporter media Banggaikece.co.id, Kamis (5/2/2026).

“Sudah hari ketiga dan keempat kami melayani pasien. Di dalamnya banyak pemohon yang kami layani,” ujar Beny Degei.

Sementara itu, Koordinator Posko Kesehatan yang juga Sekretaris Dinkes Paniai, Maria Nawipa, SKM., M.Kes, menjelaskan bahwa layanan kesehatan yang diberikan meliputi perawatan gigi, pembersihan luka, penanganan luka infeksi, maupun luka ringan lainnya.

BACA JUGA:  Bhabinkamtibmas Polsek Totikum Intensifkan Sambang Dialogis di Desa Tonuson

“Tim medis bekerja luar biasa. Mulai dari tanggal 1 sampai 5 Februari 2026, pelayanan kesehatan sudah memasuki hari ke-5,” jelas Maria.

Lebih lanjut, berdasarkan data posko kesehatan, jumlah pasien yang dilayani selama tiga hari pertama cukup tinggi.

Pada hari pertama tercatat 150 pasien, hari pembukaan sebanyak 215 pasien, dan hari berikutnya mencapai 235 pasien. Maria Nawipa menyebutkan bahwa pasien yang sudah berobat dinyatakan sembuh karena hingga saat ini belum ada yang kembali untuk berobat.

Sementara pada hari keempat hingga setengah hari pelayanan, sekitar 120 pasien telah dilayani, dengan 55 di antaranya mendapatkan tindakan perawatan gigi. Total 800 lebih pasien yang telah terlayani.

BACA JUGA:  Mahasiswa KKN MB UMLB Posko Kelurahan Pagimana Bersama Gelar Kamis Mobilisasi

Dari sisi logistik, Nawipa menyampaikan bahwa dukungan diperoleh dari Pemerintah Provinsi Papua Tengah melalui Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah, serta Dinas Kesehatan Kabupaten Paniai.

“Jika dalam dua hari ke depan masih ada kekurangan, kami akan kembali berkoordinasi. Kebutuhan yang belum terpenuhi kami lengkapi dari Dinkes Kabupaten Paniai,” jelasnya.

“Ke depan masih ada beberapa hari lagi, dan kami tetap semangat melayani peserta Muspasmee yang datang dari berbagai daerah,” ungkap Nawipa. Ia menegaskan bahwa pelayanan kesehatan dilakukan dengan penuh dedikasi dan kasih.

BACA JUGA:  Dua Pemotor Luka Berat Usai Adu Banteng di Bunta Banggai, Polisi ke TKP

“Motto kami adalah melayani dengan kasih. Kami yang mengobati, Tuhanlah yang menyembuhkan. Harapan kami, semua peserta yang datang berobat dapat kembali sehat,” tambahnya.

Senada dengan itu, Beny Degei selaku Kabid P2P menekankan pentingnya upaya pencegahan. “Mencegah jauh lebih baik daripada mengobati. Tubuh yang sehat memungkinkan peserta mengikuti seluruh rangkaian Muspasmee dengan maksimal,” tegasnya.

Ia juga mengajak seluruh peserta untuk tetap menjaga semangat dan pola hidup bersih dan sehat selama kegiatan berlangsung.

“Jangan fokus pada rasa sakitnya, tetapi pada kekuatan yang dimiliki. Waktu memang menyembuhkan luka, namun semangat adalah mesin yang mempercepat prosesnya,” tutup Degei.

Penulis: Jeri P. Degei