Scroll untuk baca artikel
BeritaNewsUmum

Bupati Balut Buka Workshop Pembelajaran Mendalam dan Manajemen Pendidikan serta Peran PKBM Tuntaskan Wajib Belajar 13 Tahun

290
×

Bupati Balut Buka Workshop Pembelajaran Mendalam dan Manajemen Pendidikan serta Peran PKBM Tuntaskan Wajib Belajar 13 Tahun

Sebarkan artikel ini

Banggaikece.id – Bupati Banggai Laut (Balut), Sofyan Kaepa, secara resmi membuka kegiatan workshop pembelajaran mendalam dan manajemen pendidikan kesetaraan serta peran PKBM dalam menuntaskan wajib belajar 13 tahun. 

.Kegiatan yang dilaksanakan di Gedung Labotan Sosodek ini mengangkat tema “Pembelajaran Mendalam dan Manajemen Pendidikan Kesetaraan serta Peran PKBM dalam Menuntaskan Wajib Belajar 13 Tahun.”

Workshop yang berlangsung selama dua hari, Jumat–Sabtu (30–31/1/2026) tersebut dihadiri Pj. Sekda Balut Saiful U. Usuria serta sejumlah pimpinan OPD lingkup Pemerintah Daerah Balut. 

BACA JUGA:  Diduga Jadi Pengedar Sabu, Emak-emak Asal Pagimana Ini Dibekuk Polisi

Tujuan dilaksanakannya kegiatan ini adalah untuk peningkatan kompetensi dan penguatan tata kelola manajemen pendidik, pendidikan kesetaraan, serta sinergi implementasi wajib belajar 13 tahun.

Dalam sambutannya, Bupati Sofyan Kaepa menegaskan bahwa pendidikan merupakan pondasi utama dalam pengembangan sumber daya manusia. Karena itu, pemerintah daerah berkomitmen memastikan setiap warga negara memperoleh hak pendidikan secara adil, inklusif, dan berkelanjutan.

BACA JUGA:  Alumni Smada Luwuk 2012 Sukses Gelar Futsal Ramadhan Cup Jilid II

“Penerapan wajib belajar 13 tahun termasuk pendidikan anak usia dini bukan sekadar kebijakan administratif, tetapi merupakan investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing,” tegas Bupati Sofyan Kaepa.

BACA JUGA:  Diduga Jadi Pengedar Sabu, Emak-emak Asal Pagimana Ini Dibekuk Polisi

Bupati juga berharap para pengelola dan pendidik dapat terus memperkuat kapasitas dalam menerapkan pembelajaran mendalam yang berpusat pada peserta didik.

“Untuk itu saya mengajak seluruh pemangku kepentingan, baik pemerintah, satuan pendidikan, PKBM, dunia usaha, maupun masyarakat, untuk terus bersinergi dan berinovasi demi mewujudkan pendidikan yang nyata,” tutup Sofyan Kaepa. Asw