BANGGAI KECE – Mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata Mobilisasi Berkemajuan (KKN-MB) Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Luwuk Angkatan XXXIX akan kembali mendapatkan materi pembekalan tambahan pada Senin, 26 Januari 2026, meskipun rangkaian pembekalan resmi telah ditutup.
Hal tersebut disampaikan Ketua Lembaga Penelitian, Pengembangan, dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP3M) Unismuh Luwuk, Risno Mina, S.H., M.H., dalam laporannya saat penutupan pembekalan dan pelepasan peserta KKN-MB Angkatan XXXIX, Minggu (25/1/2026).
“Pembekalan KKN-MB memang telah ditutup secara resmi hari ini, namun besok masih ada materi tambahan yang wajib diikuti oleh perwakilan mahasiswa,” ujar Risno Mina.

Ia menjelaskan, pembekalan tambahan tersebut tidak lagi dilaksanakan di pelataran Kampus Hijau Unismuh Luwuk, melainkan dipusatkan di Gedung Ahmad Dahlan dan ruang Pascasarjana.
Untuk mendukung kelancaran kegiatan, Risno Mina meminta keterlibatan aktif para Dosen Pembimbing Lapangan (DPL). Dari total 20 posko desa/kelurahan dan 3 posko kampus, masing-masing posko mengutus tiga orang perwakilan untuk mengikuti pembekalan tambahan.
“Setiap posko mengirimkan tiga perwakilan. Materi tambahan ini terdiri dari dua sesi utama,” jelasnya.
Materi pertama akan disampaikan oleh Kementerian Pertanian Republik Indonesia, tepatnya dari Kepala Pelindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian.
Penyampaian materi dilakukan secara daring (online) melalui aplikasi Zoom Meeting, dan link akan dibagikan agar mahasiswa lain juga dapat bergabung secara virtual.
Risno Mina menambahkan, Unismuh Luwuk telah memiliki nota kesepahaman (MoU) dengan Kementerian Pertanian, salah satunya terkait keterlibatan kementerian sebagai narasumber dalam kegiatan kampus.
Bahkan, mahasiswa pertanian Unismuh Luwuk juga berpeluang untuk mengikuti program magang di kebun milik Kementerian Pertanian.
Sementara itu, materi kedua akan disampaikan oleh BPOM Banggai dan dilaksanakan secara luring (offline) di dalam ruangan.
Setelah itu, mahasiswa akan mengikuti bimbingan khusus dari DPL, yang dipimpin langsung oleh masing-masing dosen pembimbing.
Pada sesi ini, mahasiswa juga akan berdiskusi terkait kesiapan keberangkatan dan pelaksanaan program kerja di lokasi KKN. Pembagian posko dan ruangan bimbingan akan diumumkan oleh DPL masing-masing.
“Pembekalan lanjutan ini menjadi bagian penting untuk memastikan kesiapan mahasiswa sebelum diterjunkan ke lokasi KKN,” pungkas Risno Mina.
Diketahui, sebanyak 256 mahasiswa peserta KKN-MB resmi dilepas oleh Wakil Rektor I Unismuh Luwuk, Dr. Agung K Djibran, dan siap disebar di 17 desa dan 3 kelurahan yang ada di Kecamatan Pagimana. Kemudian, sebagian mahasiswa juga akan ditempatkan di tiga posko kampus.
Untuk pemberangkatan mahasiswa ke lokasi KKN, dijadwalkan pada Selasa pagi 27 Januari 2026. Penerimaan mahasiswa yang dipusatkan di Kecamatan Pagimana, akan dilangsungkan di Balai Pertemuan Umum Desa Basabungan. (*)





