BeritaHukumNews

Dicegat di Pagimana, Polisi Berhasil Gagalkan Penyelundupan Sabu Jaringan Palu Masuk Luwuk

3200
×

Dicegat di Pagimana, Polisi Berhasil Gagalkan Penyelundupan Sabu Jaringan Palu Masuk Luwuk

Sebarkan artikel ini

BANGGAI KECE- Jajaran dari Satuan Narkoba Polres Banggai baru saja berhasil menggagalkan masuknya narkotika jenis sabu satu ball seberat 50,07 gram jaringan Palu – Luwuk. Dalam kasus tersebut, seorang terduga bandar ditangkap oleh pihak kepolisian.

Kasus ini terbongkar diawali dari masuknya informasi dari masyarakat yang mencurigai masuknya narkotika jaringan Tatanga Kota Palu yang akan diedarkan di Luwuk, Banggai.

Usai melakukan penyelidikan, pada Minggu 18 Januari 2026 sekira pukul 12.00 WITA, polisi langsung bergerak menuju ke Jalan Trans Sulawesi Desa Poh Kecamatan Pagimana untuk dilakukan penangkapan.

BACA JUGA:  FEB Fun Run 2026 Sukses Digelar, Dekan Ucapkan Terima Kasih ke Para Sponsor

“Setelah melakukan penyelidikan, kami cegat pelaku di Desa Poh, Pagimana. Saat itu ia menumpangi mobil rental Toyota Calya DN 1295 IG dari Kota Palu menuju Luwuk,” kata Kasat Narkoba Polres Banggai, AKP Hasanuddin Hamid kepada wartawan.

BACA JUGA:  Bertabur Doorprize, FEB Unismuh Luwuk Sukses Gelar FEB Fun Run 2026

Pelaku tersebut berinisial MA (24), berdasarkan kartu tanda penduduk (KTP) miliknya merupakan warga Desa Longkoga Timur Kecamatan Bualemo Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah.

Dari tangan pelaku, polisi menyita barang bukti antara lain satu ball narkotika jenis sabu (metamfetamin) yang terbungkus dalam plastik berukuran besar yang telah dilakban warna coklat serta sebuah HP merk Oppo.

BACA JUGA:  Ini Daftar Para Juara di FEB Fun Run 2026, Atep Jadi Tercepat Catatkan Waktu 16 Menit

“Disinyalir, narkotika tersebut merupakan jaringan asal Palu. Barang haram tersebut hendak diedarkan di wilayah Banggai,” terang AKP Hamid.

Kekinian, Satnarkoba Polres Banggai sendiri masih menyelidiki dan mengembangkan kasus tersebut.

“Kami masih mendalami jaringan ini untuk mengungkap pelaku lain yang terlibat,” pungkasnya. (*)