BANGGAI KECE — BPJS Kesehatan memberikan penghargaan kepada 27 mitra fasilitas kesehatan (faskes) yang dinilai berhasil menerapkan digitalisasi pelayanan bagi peserta JKN. Direktur Teknologi Informasi BPJS Kesehatan, Edwin Aristiawan, mengungkapkan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi terhadap komitmen faskes dalam memanfaatkan teknologi informasi, mulai dari optimalisasi Aplikasi Mobile JKN hingga penerapan digitalisasi layanan yang terintegrasi dengan BPJS Kesehatan.
“Transformasi digital menjadi bagian penting dalam peningkatan kualitas layanan kesehatan. Melalui teknologi, peserta JKN dapat merasakan layanan yang lebih praktis, sementara faskes juga terbantu dalam meningkatkan efektivitas pelayanan,” ujar Edwin pada Rabu (14/01).
Edwin menjelaskan bahwa BPJS Kesehatan bersama mitra fasilitas kesehatan terus membangun ekosistem layanan kesehatan digital. Hal ini ditandai dengan peralihan dari proses manual dan terfragmentasi menuju sistem yang terintegrasi, real-time, dan memudahkan peserta.
Pemanfaatan teknologi digital dalam layanan JKN mencakup penggunaan Aplikasi Mobile JKN sebagai kanal utama layanan peserta, penerapan antrean online di fasilitas kesehatan, penguatan integrasi sistem informasi faskes dengan BPJS Kesehatan, serta pengembangan rekam medis elektronik dan i-Care. Ini juga mencakup penguatan tata kelola teknologi informasi melalui keamanan informasi, keandalan layanan, dan kematangan digital.
“Digitalisasi layanan berdampak pada waktu tunggu yang lebih singkat, meningkatkan efisiensi operasional faskes, memperkuat mutu layanan melalui rekam medis elektronik, dan pada akhirnya meningkatkan kepuasan peserta,” kata Edwin.
Selain faskes, penghargaan ini juga diberikan kepada kantor BPJS Kesehatan tingkat wilayah dan cabang yang mendorong transformasi digital layanan JKN. Edwin menegaskan pentingnya sinergi berkelanjutan agar pembaruan sistem layanan berdampak pada kemudahan akses dan kepastian pelayanan bagi peserta JKN.
“Dengan apresiasi ini, kami berharap transformasi digital dalam pelayanan kesehatan dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi peserta JKN maupun fasilitas kesehatan,” tutup Edwin.
Daftar Penerima Penghargaan Transformasi Digital Award 2025:
Kategori Pemanfaatan Antrean Online Melalui Mobile JKN di FKTP
– Sub Kategori Puskesmas
1. Puskesmas Cikembulan
2. Puskesmas Cililin
3. Puskesmas Sidamulih
– Sub Kategori Klinik Pratama
1. Klinik Global Medical Centre
2. Klinik Cava Medika Pondok Ungu
3. Klinik Elyon
– Sub Kategori Dokter Praktik Perorangan
1. dr. Dudi Ruhendra
2. dr. Sari Nismala Dewi
3. dr. Didik Bashar ME
Kategori Pemanfaatan Antrean Online Melalui Mobile JKN di FKRTL
– Sub Kategori FKRTL Kelas A
1. RS Santosa Bandung Kopo
2. RSUD Dr. Soetomo Surabaya
3. RSPAL dr. Ramelan Surabaya
– Sub Kategori FKRTL Kelas B
1. RS TK III Ciremai
2. RS Primaya – Makassar
3. RS Permata Cirebon
– Sub Kategori FKRTL Kelas C
1. RS TMC – Tasikmalaya
2. RSU Medimas
3. RSU Univ. Muhammadiyah Cirebon
– Sub Kategori FKRTL Kelas D dan Klinik Utama
1. Klinik Utama Priangan Medical Eye Center
2. RS Awal Bros Ujung Batu
3. RSI Muhammadiyah Sumberrejo
Kategori Member get Member Mobile JKN oleh FKTP
1. Klinik Pratama As Syifa – Mataram
2. Klinik Mitra Medika – Ungaran
3. Puskesmas Siko
Kategori Member get Member Mobile JKN oleh FKRTL
1. RS NU Tuban
2. RS As-Suyuthiyyah
3. RSU Fastabiq Sehat. (*)





