BANGGAI KECE- Akan digelar pada 1 Februari 2026 mendatang bertempat di Teluk Lalong, ayo para ‘runner’ di Kabupaten Banggai dan sekitarnya ramaikan FEB FUN RUN.
FEB FUN RUN acara yang diselenggarakan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unismuh Luwuk ini, membuka kuota 650 pendaftar.
Ada dua kategori pendaftaran yang tengah dibuka Panitia FEB FUN RUN, yakni kategori umum dan pelajar. Untuk dua kategori ini, dibuka hingga 8 Januari 2026.
“Pendaftaran sampai tanggal 8 Januari, kuota yang kami buka semuanya 650 peserta,” ujar Dekan FEB Unismuh Luwuk, Dr. Wahyudin Rahman, kepada media ini, Selasa 6 Januari 2026.
Setelah ditutup pada 8 Januari, Panitia akan membuka khusus pendaftaran yang ada diskonnya. Salah satunya menyasar mahasiswa di kampus hijau.
Untuk mahasiswa, panitia memberi diskon dan hanya dibandrol Rp85 ribu. Paket ini, mahasiswa mendapatkan fasilitas medali, BIB, asuransi, Water Station, Refreshment dan doorprize.
Sementara itu, Ketua Panitia Amalia Lutfiana yang dikonfirmasi media ini, mengatakan, jumlah pendaftar saat ini sudah mencapai di angka 80 persen, atau 412 peserta.
“Nanti tanggal 9 Januari, dibuka lagi pendaftaran yang ada diskonnya,” jelasnya.
Untuk pendaftar di tanggal 9 Januari sampai 20 Januari 2026 mendatang, peserta kategori umum akan mendapatkan sejumlah fasilitas seperti Medali, BIB, asuransi PA (personal accident), water station, refreshment, doorprice dan podium untuk pelari tercepat.
Sementara untuk kategori umum, biaya pendaftaran Rp180 ribu yang akan ditutup pada 8 Januari, mendapat fasilitas lengkap mulai dari Racepack, Jersey, BIB, Medali, Asuransi, Kupon Undian, Refreshment, Pocari Sweat & Snack, dan Deodorant Sachet.
Wahyudin Rahman yang juga Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Banggai menambahkan, FEB FUN RUN sebagai ajang mempererat silaturrahmi dan sosialisasi FEB Unismuh Luwuk ini mengusung tema ‘Run Health, Run Future’.
Tema Run Health, Run Future ini, sebagai ajakan FEB Unismuh Luwuk kepada masyarakat, untuk membangun kebiasaan sehat hari ini sebagai investasi masa depan serta SDM yang produktif, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan zaman.
“Berlari bukan sekadar olahraga, tapi simbol komitmen: konsisten melangkah, saling menguatkan, dan menjemput masa depan dengan energi positif,” tandasnya. (*)





