BeritaNews

Night Orientering Perdana di Banggai, Atlet Tiga Daerah Adu Ketangkasan di Malam Hari

785
×

Night Orientering Perdana di Banggai, Atlet Tiga Daerah Adu Ketangkasan di Malam Hari

Sebarkan artikel ini

BANGGAI KECE- Kabupaten Banggai kembali menorehkan catatan baru dalam dunia olahraga petualangan. Untuk pertama kalinya, Night Orientering Competition sukses digelar dan langsung menyedot perhatian atlet lokal maupun luar daerah. Kegiatan ini diikuti peserta dari Kabupaten Banggai, Kota Palu, hingga Gorontalo, dan berlangsung meriah dengan atmosfer persaingan yang ketat.

Night Orientering merupakan cabang olahraga luar ruang yang menguji kemampuan navigasi, ketahanan fisik, serta ketelitian peserta, khususnya dalam kondisi minim cahaya. Berbekal peta khusus dan kompas, para atlet dituntut menemukan sejumlah titik kontrol (control point) di medan alam dalam waktu secepat mungkin. Olahraga ini berada di bawah naungan Federasi Orienteering Nasional Indonesia (FONI).

Ajang yang diselenggarakan oleh Slank Adventure Luwuk ini menjadi panggung pembuktian kemampuan para atlet dalam membaca peta dan menentukan strategi terbaik di tengah tantangan malam hari. Persaingan berlangsung sengit sejak awal lomba hingga garis akhir.

BACA JUGA:  FEB Fun Run 2026 Sukses Digelar, Dekan Ucapkan Terima Kasih ke Para Sponsor

Hasilnya, perwakilan FONI Gorontalo tampil gemilang dan berhasil meraih juara pertama dengan perolehan 160 poin sempurna serta catatan waktu tercepat 00.25.07, sekaligus menyapu bersih kompetisi. Posisi kedua diraih oleh KPAB Resol melalui atletnya Arjuna, yang juga mengoleksi 160 poin dengan waktu tempuh 00.34.32. Sementara itu, Maiti dari Kota Palu harus puas di peringkat ketiga dengan raihan 160 poin dan waktu 00.38.06.

BACA JUGA:  Polisi Bekuk Lima Terduga Pengedar Ribuan Pil THD di Lamala, 2 Diantaranya Perempuan

Ketua KPRA Slank Adventure Luwuk, Diwanda Salsabila Badalu, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak semata-mata berfokus pada kompetisi. Menurutnya, Night Orientering Competition juga menjadi ajang silaturahmi antar komunitas pecinta alam sekaligus upaya memperkenalkan Kabupaten Banggai sebagai daerah dengan potensi besar untuk pengembangan olahraga petualangan.

BACA JUGA:  Geger, Wanita Lansia Ditemukan Tewas Terapung di Saluran Irigasi Simpang Raya

“Harapannya, kegiatan ini bisa menjadi agenda rutin dan mampu menarik lebih banyak peserta dari berbagai daerah,” ujarnya.

Dengan suksesnya pelaksanaan event yang bekerja sama dengan FONI Banggai dan FONI Sulawesi Tengah ini, panitia berharap Night Orientering Competition ke depan dapat digelar dengan skala lebih besar dan menjadi ikon baru olahraga petualangan di Kabupaten Banggai. (*)