Banggaikece.id — Progres realisasi hibah rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana Tahun Anggaran 2024 di Kabupaten Banggai Kepulauan menunjukkan capaian menggembirakan.
Hingga Triwulan IV per 19 Desember 2025, serapan fisik rata-rata telah mencapai 96,046 persen, dengan total nilai kontrak sebesar Rp27,35 miliar.
Berdasarkan data resmi progres kegiatan, terdapat tujuh paket pekerjaan rekonstruksi yang dibiayai melalui hibah pascabencana.
Proyek-proyek tersebut mencakup pembangunan pengaman pasang surut dan tanggul banjir di sejumlah desa rawan bencana, tersebar di Kecamatan Tinangkung Utara, Totikum, Peling Tengah, dan Bulagi Utara.
Dari tujuh paket, empat proyek telah rampung 100 persen, yakni rekonstruksi pengaman pasang surut Desa Lalong, pengaman pasang surut Desa Kombutokan, rekonstruksi tanggul banjir Desa Tatakalai, serta beberapa paket lain yang telah menyelesaikan seluruh pekerjaan sesuai kontrak.
Sementara itu, tiga paket pekerjaan lainnya berada pada tahap akhir penyelesaian, dengan progres fisik di atas 88 persen hingga 95 persen. Seluruh kegiatan ditargetkan tuntas sebelum akhir Desember 2025, sejalan dengan jadwal kontrak yang telah ditetapkan.
Pemerintah daerah menilai capaian ini sebagai bukti komitmen percepatan pemulihan infrastruktur pascabencana, khususnya dalam memperkuat perlindungan wilayah pesisir dan daerah rawan banjir.
Diharapkan, hasil pembangunan tersebut dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi keselamatan masyarakat serta mendukung ketahanan wilayah dari ancaman bencana serupa di masa mendatang. (*)





