Scroll untuk baca artikel
BeritaNewsPendidikan

Rektor Unismuh Luwuk Sambut Kolaborasi Kemenag, Siap Entaskan Ribuan Siswa Belum Bisa Mengaji

565
×

Rektor Unismuh Luwuk Sambut Kolaborasi Kemenag, Siap Entaskan Ribuan Siswa Belum Bisa Mengaji

Sebarkan artikel ini
Kepala Kemenag Banggai, H. Suardi Kandjai bersama Rektor Unismuh Luwuk, Dr. Sutrisno K Djawa dan jajarannya, abadikan momen saat kegiatan ramah tamah Fakultas Agama Islam. FOTO: IST

Banggaikece.id- Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Luwuk Banggai, di bawah kepemimpinan Rektor Dr. Sutrisno K Djawa menyambut baik permintaan kolaborasi dengan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Banggai.

Rencana kolaborasi ini dalam rangka mengentaskan buta aksara Al-Qur’an khususnya siswa yang belum bisa mengaji di daerah ini.

“Kami menyambut baik rencana kolaborasi ini, untuk mengentaskan buta aksara Al-Qur’an,” ucap Dr. Sutrisno K Djawa, Sabtu 29 November 2025.

BACA JUGA:  Diduga Jadi Pengedar Sabu, Emak-emak Asal Pagimana Ini Dibekuk Polisi

Menurutnya, hal ini seirama dengan program Pemerintah Daerah (Pemda) Banggai yakni Banggai Mengaji dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tengah (Sulteng) yaitu Sulteng Mengaji.

Terkait rencana ini, kampus hijau telah menyiapkan draft untuk penandatanganan kerja sama dengan Kemenag Banggai.

BACA JUGA:  Akhir Ramadhan, Alumni Smandul 96 Berbagi ke Panti Asuhan Maimunah Abas Nursin

“Kami siap untuk berkolaborasi, karena kami memiliki SDM yang cukup memadai,” kata Sutrisno.

Ia menyebutkan, data dari Kepala Kemenag Banggai, H. Suardi Kandjai yang disampaikan saat ramah tamah Fakultas Agama Islam, ada sedikitnya 10 ribu siswa di daerah ini, yang belum bisa mengaji.

“Insya Allah untuk tandatangan MoU itu tanggal 3 (Januari 2026), bertepatan dengan ulang tahun Kemenag. Untuk tempatnya, kami menunggu undangan (informasi) dari Kemenag,” jelasnya.

BACA JUGA:  Alumni Smada Luwuk 2012 Sukses Gelar Futsal Ramadhan Cup Jilid II

Rektor berharap, melalui kerjasama ini bisa mengentaskan buta aksara Al-Qur’an di Kabupaten Banggai.

“Ini saya kira penting, dan menjadi kewajiban bagi kami untuk hadir di tengah masyarakat,” tandasnya. (*)