Banggaikece.id — Luar biasa! Tiga mahasiswa Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Luwuk akan melaksanakan Program Magang Internasional mandiri atau KKN-PPL di Thailand.
Ketiga mahasiswa tersebut adalah Egi Pranata dari Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Agama Islam (FAI), serta dua mahasiswa dari Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) yakni Adita Rayhan Alphard dan Muh. Mansyur A. Dg. Pageso.
Sebelum diberangkatkan ke Thailand, para mahasiswa ini mengikuti serangkaian pembekalan, salah satunya melalui kegiatan micro teaching.
Diketahui, micro teaching merupakan simulasi proses pembelajaran di mana calon guru berlatih mengajar dalam waktu singkat, dengan jumlah siswa terbatas, dan situasi yang terkontrol.
Metode ini bertujuan untuk melatih kemampuan dasar mengajar seperti membuka pelajaran, bertanya, memberi penguatan, dan menutup pelajaran.
Selain itu, micro teaching juga meningkatkan kepercayaan diri, memberikan kesempatan menerima umpan balik dari dosen pembimbing dan teman sejawat, serta membantu mengembangkan gaya mengajar yang efektif dan komunikatif.
Hadir dalam kegiatan micro teaching, Wakil Rektor IV Unismuh Luwuk, Suma K. Saleh, S.Pd.I., M.Pd memberikan motivasi dan arahan kepada calon peserta magang internasional.
“Terus mengasah diri, kamu luar biasa hebat. Terus asah kemampuan mengajar, masih ada waktu untuk menyiapkan itu,” ujarnya.
Ia berharap mahasiswa Unismuh Luwuk yang mengikuti program ini dapat menunjukkan kemampuan terbaiknya di Thailand.
Sementara itu, Kepala Bidang Pengembangan Pendidikan LPMPP Unismuh Luwuk, Dr. Hardianti, menjelaskan bahwa program magang internasional ini merupakan implementasi kerja sama internasional yang telah dibangun kampus.
“Rencana kegiatan magang internasional ini akan berlangsung selama dua bulan, dimulai pada 10 November 2025 hingga 5 Januari 2026,” terang Hardianti yang juga menjadi dosen pembimbing peserta magang.
Ia menambahkan, Unismuh Luwuk sebelumnya juga telah beberapa kali memberangkatkan mahasiswa untuk magang internasional.
“Jadi ini bukan yang pertama. Kampus hijau juga pernah mengirim mahasiswa ke program internasional serupa yakni di Thailand dan Malaysia, melalui mahasiswa FKIP. Alhamdulillah tahun ini ketambahan perwakilan mahasiswa FAI,” ungkapnya.
Selain Hardianti, dosen pembimbing lainnya adalah Kepala Kantor Urusan Internasional (KUI), Yusniati N. Sabata, S.S., M.Hum.
Wakil Rektor I Bidang Akademik, Dr. Agung K. Djibran, menambahkan bahwa program magang internasional ini merupakan bagian dari kerja sama strategis antara Unismuh Luwuk dan institusi pendidikan di Thailand.
“Ini merupakan program kampus berdampak. Dalam kerja sama tersebut, selain riset juga terdapat kegiatan pertukaran mahasiswa,” jelasnya.
Menurutnya, program magang internasional terbuka bagi seluruh mahasiswa yang memenuhi kriteria tertentu.
“Yang paling penting adalah kemampuan berbahasa Inggris. Selain dua mahasiswa dari Prodi Pendidikan Bahasa Inggris, ada juga dari Pendidikan Agama Islam. Jadi nantinya saat mengajar, bahasa pengantar wajibnya adalah Bahasa Inggris,” ujarnya.
Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Wakil Dekan I FKIP, Dr.Muhammad Salahuddin, S.Pd., M.Pd., Wakil Dekan I FAI, Dr.Nimim Ali, M.Pd, serta Wakil Dekan III FKIP Abdul Rabbi Arrasul, S.Pd., M.Pd, serta Kaprodi PIAUD Sahrul Salingkat, S.Pd., M.Pd sebagai perwakilan Dosen PAI.
Para Dosen memberikan arahan maupun saran kepada calon peserta magang terkait kesiapan materi pembelajaran maupun mental mereka.
Usai mengikuti pembekalan, tiga mahasiswa tersebut akan dilepas secara resmi oleh Rektor Unismuh Luwuk, Dr. Sutrisno K. Djawa, yang dijadwalkan pada 5 November 2025 mendatang. (*)





