BeritaNasionalNews

DPW Tani Merdeka Indonesia Papua Tengah Matangkan Persiapan Jelang Pelantikan di Nabire

1109
×

DPW Tani Merdeka Indonesia Papua Tengah Matangkan Persiapan Jelang Pelantikan di Nabire

Sebarkan artikel ini

Banggaikece.id- NABIRE – Papua Tengah. Jajaran pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Tani Merdeka Indonesia, Pedagang Pejuang Indonesia Raya (Papera), serta Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APSI) Provinsi Papua Tengah tengah mematangkan berbagai persiapan menjelang pelantikan resmi pengurus yang dijadwalkan berlangsung pada 28 Oktober 2025 di Nabire.

Pantauan di lapangan, para pengurus tampak sibuk memasang baliho besar bertuliskan dukungan suksesnya pelantikan. Selain itu, sejumlah persiapan teknis seperti penyambutan tamu dari pengurus pusat dan penataan lokasi acara juga terus dimatangkan.

Ketua Tani Merdeka Provinsi Papua Tengah, Aser Yogi, menyampaikan bahwa pelantikan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi antarorganisasi ekonomi rakyat di wilayah Papua Tengah.

BACA JUGA:  Polisi Penolong Satpolairud Polres Bangkep Evakuasi Pasien Anak di Pelabuhan Salakan
BACA JUGA:  Mulai 2 Februari 2026, Imigrasi Banggai Hadirkan Layanan Informasi di Mal Pelayanan Publik

“Kami bersama jajaran DPD dan DPW sedang menyiapkan segala sesuatu, termasuk penjemputan pengurus pusat yang akan hadir dalam acara pelantikan. Ini adalah langkah besar untuk memperkuat peran petani, pedagang, dan pelaku ekonomi kerakyatan di wilayah ini,” ujar Aser Yogi di Nabire, Minggu malam (26/10/2025).

Lebih lanjut, Aser Yogi menegaskan bahwa kegiatan pelantikan ini menjadi tonggak baru dalam membangun sinergi antara petani, pedagang, dan pelaku usaha lokal di Papua Tengah menuju kemandirian ekonomi rakyat yang berkeadilan.

BACA JUGA:  Dukcapil Banggai Kepulauan Musnahkan KTP-el/KIA Rusak dan Arsip Inaktif

“Pelantikan ini akan melibatkan tiga organisasi besar yang memiliki visi memperjuangkan kesejahteraan masyarakat kecil, khususnya di sektor pertanian dan perdagangan rakyat,” tutupnya. (*)

Penulis: Jeri P. Degei