SORONG – Papua Barat Daya, Ikatan Pelajar dan Mahasiswa/i Dogiyai (IPMADO) Se-Kota Studi Sorong menggelar Seminar Sehari merangkap Pengenalan Orientasi Mahasiswa Baru Angkatan 2025, yang berlangsung di Jl. F. Kalasuat, Lorong Sinifagu, Malamsimsa, Kota Sorong.
Kegiatan tersebut diawali dengan ibadah pembukaan yang dipimpin oleh Pelajar Ev. Semuel Makai, dengan MC dan pujian oleh Semion Bobii. Adapun tema kegiatan yakni “Iman Anda Berkuasa” (Yohanes 5:1–5), dan subtema “Melalui orientasi ini, wajib mengenal seberapa iman anda.”
Yoel Edowai, selaku Panitia Penerimaan dan Orientasi Mahasiswa Baru Angkatan 2025 IPMADO Kota Studi Sorong, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kerja sama seluruh panitia yang telah berperan aktif dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
“Perjalanan ini mungkin melelahkan, tapi hasilnya sepadan dengan setiap tetes keringat yang dikeluarkan. Atas nama panitia, kami memohon maaf jika terdapat kekurangan selama proses penerimaan,” ujar Edowai.
Sementara itu, Selvinus Iyai, Ketua Badan Pengurus Harian (BPH) IPMADO Se-Kota Sorong, memberikan sambutan hangat kepada para mahasiswa baru.
“Selamat datang, para pemimpin masa depan Kabupaten Dogiyai! Langkah kalian hari ini adalah awal dari perjalanan hebat di dunia perkuliahan dan organisasi,” ungkap Iyai.
Turut hadir pula Fransiskus Pigai, senior IPMADO yang juga menjabat sebagai Sekretaris Badan Pengurus IPMANAPANDODE Se-Kota Studi Sorong. Ia memastikan seluruh proses kegiatan berjalan lancar melalui koordinasi antaranggota dan instansi terkait.
“Senior IPMADO tidak pernah salah pasal. Jika salah, kembali ke pasal 1 sesuai pernyataan dalam AD/ART, yang menjamin keberlakuan undang-undang organisasi,” tegas Pigai dengan nada bersahabat.
Menutup kegiatan, Yoel Edowai mengumumkan bahwa sebanyak 25 mahasiswa baru secara resmi disertifikasi dan sah bergabung dalam keluarga besar IPMADO Se-Kota Studi Sorong.
“Dengan ini kami menyatakan bahwa penerimaan dan orientasi telah resmi ditutup. Selamat bergabung kepada seluruh mahasiswa baru,” tutup Edowai. (*)
Penulis: Jeri P. Degei





