BeritaNewsPendidikanUmum

Mahasiswa Jayapura Tunjukkan Tanggung Jawab Sosial dalam Bencana Deyai Miyo, Esau Tatogo: Layak Diberi Apresiasi

773
×

Mahasiswa Jayapura Tunjukkan Tanggung Jawab Sosial dalam Bencana Deyai Miyo, Esau Tatogo: Layak Diberi Apresiasi

Sebarkan artikel ini

BanggaiKece.id – Intelektual Papua Tengah, Esau Tatogo, S.Hut, memberikan apresiasi tinggi kepada mahasiswa dan masyarakat Kota Studi Jayapura atas kepedulian mereka terhadap korban bencana luapan air Danau Tage yang melanda Distrik Deyai Miyo, Kabupaten Paniai, pada Rabu (8/10).

Dalam pernyataannya, Esau menilai aksi sosial tersebut menunjukkan bahwa mahasiswa tidak hanya berperan sebagai insan akademik, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial yang besar terhadap masyarakat.

“Mahasiswa sebagai agen perubahan tidak hanya belajar di kampus, tetapi juga harus peka terhadap situasi dan perkembangan yang terjadi di dunia nyata. Kebanjiran dan meluapnya air adalah tanggung jawab semua elemen. Dengan pribadi saya, sekali lagi saya beri apresiasi tinggi kepada mahasiswa dan masyarakat di Jayapura,” ujar Esau Tatogo kepada media ini, Jumat (10/10).

BACA JUGA:  Dua Siswi Kakak Beradik Asal SMAN 2 Luwuk Raih Juara 1 dan 2 di FEB Fun Run 2026
BACA JUGA:  Polisi Penolong Satpolairud Polres Bangkep Evakuasi Pasien Anak di Pelabuhan Salakan

Aksi solidaritas tersebut melibatkan berbagai organisasi mahasiswa lintas kampus, di antaranya Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Sains dan Teknologi Jayapura (BEM USTJ), Universitas Cenderawasih (Uncen), serta beberapa kampus lainnya di Jayapura. Mereka bersama-sama menyalurkan bantuan berupa bahan pangan, pakaian layak pakai, dan kebutuhan pokok lainnya bagi masyarakat terdampak banjir.

BACA JUGA:  Ini Daftar Para Juara di FEB Fun Run 2026, Atep Jadi Tercepat Catatkan Waktu 16 Menit

Esau berharap semangat solidaritas dan nilai kemanusiaan ini terus dijaga serta menjadi contoh bagi generasi muda Papua di masa depan.

“Semoga ke depan, apabila daerah lain mengalami musibah seperti yang terjadi di Deyai Miyo, maka nilai-nilai kepedulian dan kemanusiaan ini dapat kembali bergerak,” tutupnya. (*)

Penulis: Jeri P.