BeritaNews

Deiyai Resmikan Pusat Kesehatan Hewan, Dinas Pertanian Serahkan Vaksin ke Bidang Peternakan

359
×

Deiyai Resmikan Pusat Kesehatan Hewan, Dinas Pertanian Serahkan Vaksin ke Bidang Peternakan

Sebarkan artikel ini

Deiyai, Papua Tengah – Dinas Pertanian Kabupaten Deiyai resmi menghadirkan Pusat Kesehatan Hewan (PKH) yang berlokasi di Yomei, Distrik Wagete. Kehadiran PKH ini menjadi langkah penting pemerintah daerah dalam meningkatkan pelayanan kesehatan hewan sekaligus mendukung program ketahanan pangan dan penguatan ekonomi masyarakat di sektor peternakan.

Acara penyerahan secara simbolis berlangsung pada Rabu, 8 Oktober 2025, di Aula Sekwan, usai kegiatan pelatihan bagi petani kopi dan pelaku agribisnis ternak yang diikuti oleh 20 kelompok petani dari seluruh wilayah Deiyai.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Deiyai, Aleks Pigai, M.Pd., menyerahkan obat dan vaksin hewan seperti vaksin ASF (African Swine Fever) dan vaksin penyakit lainnya kepada Kepala Bidang Peternakan, Alfons Tekege, S.Pt. Penyerahan ini sekaligus menandai dimulainya pelayanan aktif PKH di Kabupaten Deiyai.

BACA JUGA:  Geger, Wanita Lansia Ditemukan Tewas Terapung di Saluran Irigasi Simpang Raya

Aleks Pigai menjelaskan bahwa dengan berdirinya PKH, Kabupaten Deiyai kini telah memiliki fasilitas pelayanan kesehatan hewan sendiri. Ia menyebutkan bahwa tahun 2026 mendatang, program prioritas Bupati akan difokuskan pada sektor peternakan, mengingat selama ini ternak masyarakat kerap diserang wabah penyakit.

“Kami ingin masyarakat memiliki tempat khusus untuk berkonsultasi dan mendapatkan layanan kesehatan hewan,” ujar Aleks Pigai.

BACA JUGA:  Jelang Ops Keselamatan Tinombala 2026, Kasatlantas Polres Bangkep Imbau Masyarakat Tertib Lalu Lintas

Ia menambahkan, pelayanan PKH akan membantu masyarakat menangani berbagai keluhan kesehatan hewan, termasuk menyediakan vaksinasi rutin dan layanan pengobatan langsung di lapangan.

“Biasanya wabah ternak muncul sebelum Desember. Karena itu, pada November nanti kami akan turun langsung ke kandang-kandang untuk melakukan vaksinasi guna mencegah penyebaran penyakit. Kami ingin masyarakat bisa menjaga ternak mereka dengan baik agar tetap sehat dan produktif,” tambahnya.

Selain itu, Aleks juga mengajak mahasiswa dan sarjana peternakan yang telah menyelesaikan studi agar turut berperan aktif dalam edukasi dan pendampingan masyarakat di bidang peternakan dan pertanian.

BACA JUGA:  Sekda Bangkep Resmi Buka Pelatihan Dasar CPNS Golongan II dan III Tahun 2026

“Sarjana harus menjadi contoh bagi masyarakat. Mereka bisa menciptakan lapangan kerja baru melalui pemeliharaan ternak, berkebun, atau mengembangkan usaha kopi. Semua itu bagian dari upaya kita bersama untuk mewujudkan visi dan misi Bupati menuju masyarakat Deiyai yang sejahtera dan mandiri,” tutupnya.

Dengan berdirinya Pusat Kesehatan Hewan (PKH) di Deiyai, pemerintah berharap pelayanan bagi peternak dapat berlangsung lebih cepat dan tepat, serta mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat pedesaan melalui sektor peternakan yang sehat, produktif, dan berdaya saing.

Sumber: Aleks Pigai

Laporan: Jeri P. Degei