BeritaNews

8 Oktober, Dispar Banggai Akan Gelar Festival Musik dan Mini Ekraf Fest 2025 di Teluk Lalong

735
×

8 Oktober, Dispar Banggai Akan Gelar Festival Musik dan Mini Ekraf Fest 2025 di Teluk Lalong

Sebarkan artikel ini

Banggaikece.id- Dinas Pariwisata Kabupaten Banggai kembali menghadirkan inovasi dalam menggerakkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif dengan menyelenggarakan Festival Musik dan Mini Ekraf Fest 2025. 

Kegiatan ini akan berlangsung di area Teluk Lalong, mulai 8 hingga 11 Oktober 2025, dengan mengusung tema “Jadikan Musik sebagai Sumber Inspirasi bagi Generasi Muda Kreatif.”

Festival ini akan menampilkan berbagai grup musik lokal sekaligus menghadirkan para pelaku usaha dan UMKM yang ikut memeriahkan acara dengan beragam produk kreatif. Kehadiran mereka diharapkan tidak hanya memberi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru melalui interaksi langsung antara pelaku usaha dan pengunjung.

BACA JUGA:  Ini Daftar Para Juara di FEB Fun Run 2026, Atep Jadi Tercepat Catatkan Waktu 16 Menit

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Banggai, 

Ismed M.Wardhana,M.Si. menyampaikan dukungannya terhadap pelaksanaan kegiatan ini. 

BACA JUGA:  Polres Bangkep Gelar Apel Pasukan, Resmi Mulai Operasi Keselamatan Tinombala 2026

Menurutnya, Festival Musik dan Mini Ekraf Fest 2025 memiliki arti penting dalam mendorong kreativitas generasi muda sekaligus memperkuat putaran ekonomi daerah.

“Musik adalah bahasa universal yang mampu menginspirasi. Melalui festival ini, kita ingin membangkitkan bakat para pemusik sekaligus membuka ruang bagi pelaku UMKM dan ekonomi kreatif untuk berkembang. Dampaknya tentu akan sangat positif, baik bagi sektor pariwisata maupun perekonomian masyarakat,” ungkap kadis.

BACA JUGA:  Luar Biasa! Dua Gadis Cilik Raih Juara 2 dan 3 di Kategori Umum FEB Fun Run 2026"

Festival Musik dan Mini Ekraf Fest 2025 di Teluk Lalong diharapkan menjadi ajang hiburan sekaligus wadah apresiasi karya kreatif masyarakat Banggai, serta mempertegas peran pariwisata dan ekonomi kreatif sebagai pendorong utama pembangunan daerah. (*)

Sumber: Dispar Banggai