BeritaNewsPendidikanPolitikUmum

Dukung Pemekaran Kabupaten Tompotika, Akademisi: Mempermudah Pelayanan Publik

899
×

Dukung Pemekaran Kabupaten Tompotika, Akademisi: Mempermudah Pelayanan Publik

Sebarkan artikel ini

Banggaikece.id – Wacana pemekaran Calon Daerah Otonomi Baru (DOB) Kabupaten Tompotika di bagian timur Kabupaten Banggai atau yang kerap disebut kawasan kepala burung semakin menguat.

Usulan pemekaran ini telah mendapat lampu hijau dari DPRD Provinsi Sulawesi Tengah untuk diteruskan ke pemerintah pusat.

Dukungan terhadap DOB Kabupaten Tompotika datang dari berbagai kalangan, termasuk dari akademisi.

Dr. Kisman Karinda, Wakil Rektor III Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Luwuk, menegaskan bahwa pemekaran Tompotika bukan sekadar kebutuhan politik, melainkan untuk mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat.

BACA JUGA:  FEB Fun Run 2026 Sukses Digelar, Dekan Ucapkan Terima Kasih ke Para Sponsor

“Saya sangat mendukung dan mendorong pemekaran Kabupaten Tompotika, karena pada prinsipnya pemekaran ini bertujuan mempermudah pelayanan publik. Bukan hanya untuk kepentingan segelintir orang, tapi kepentingan bersama,” ungkap Kisman Karinda, Rabu (1/10/2025).

Calon DOB Kabupaten Tompotika rencananya akan meliputi tujuh kecamatan, yaitu Masama, Lamala, Mantoh, Balantak Selatan, Balantak, Balantak Utara, dan Bualemo.

Menurut Kisman yang juga pengamat politik ini, kajian akademik terkait pemekaran ini telah dilakukan dan Unismuh Luwuk juga turut terlibat dalam tim kajian tersebut.

BACA JUGA:  Sekda Banggai Kepulauan Pimpin Apel Gabungan, Tekankan Disiplin dan Sinergi ASN

“Pada dasarnya, pemekaran ini akan memutus mata rantai pelayanan yang selama ini belum maksimal. Dengan adanya Kabupaten Tompotika, akses publik seperti pendidikan dan kesehatan akan lebih mudah dijangkau,” tambahnya.

Ia menekankan bahwa dukungan dari masyarakat harus terus digaungkan, agar pemekaran ini tidak sekadar menjadi isu, tetapi benar-benar terwujud.

Kisman juga menilai, respon pemerintah provinsi dan dukungan dari anggota legislatif semakin menguatkan optimisme bahwa DOB Tompotika dapat terealisasi.

Lebih jauh, Kisman mencontohkan manfaat konkret jika Kabupaten Tompotika terbentuk. Salah satunya pembangunan fasilitas kesehatan seperti rumah sakit yang lebih dekat dengan masyarakat, sehingga pelayanan darurat tidak lagi harus menunggu lama karena jarak tempuh menuju ibu kota Luwuk yang jauh.

BACA JUGA:  Ini Daftar Para Juara di FEB Fun Run 2026, Atep Jadi Tercepat Catatkan Waktu 16 Menit

“Begitu juga dengan sektor pendidikan, akan lebih terjangkau dan berkualitas. Jadi masyarakat tidak perlu lagi bersusah payah ke Luwuk untuk mengurus banyak hal. Ini adalah langkah strategis yang harus kita dukung bersama,” tandas Kisman. (*)