BeritaKesehatanNews

Setelah Tontouan, KPA Banggai Gelar Penyuluhan HIV/AIDS untuk Posyandu Remaja Tombang Permai

916
×

Setelah Tontouan, KPA Banggai Gelar Penyuluhan HIV/AIDS untuk Posyandu Remaja Tombang Permai

Sebarkan artikel ini

Banggaikece.id – Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Banggai terus gencar melakukan edukasi kesehatan kepada generasi muda.

Setelah sebelumnya menyasar Posyandu Remaja di Desa Tontouan, kali ini penyuluhan HIV/AIDS dilaksanakan di Posyandu Remaja Kelurahan Tombang Permai, Kecamatan Luwuk Selatan, Senin sore (22/9/2025).

Kegiatan digelar pada sore hari menyesuaikan dengan jadwal para remaja yang pada pagi harinya bersekolah.

BACA JUGA:  Geger, Wanita Lansia Ditemukan Tewas Terapung di Saluran Irigasi Simpang Raya

Sasaran posyandu remaja ini adalah anak dan remaja berusia 10–19 tahun, sedangkan KPA Banggai secara program fokus pada kelompok usia 15–24 tahun.

Sejumlah remaja hadir dan aktif mengikuti penyuluhan bersama sejumlah kader kesehatan dan tenaga medis dari Puskesmas setempat.

Mereka mendapatkan materi seputar dasar pengetahuan HIV/AIDS, cara penularan yang benar, hingga langkah pencegahannya.

BACA JUGA:  Polres Bangkep Gelar Apel Pasukan, Resmi Mulai Operasi Keselamatan Tinombala 2026

Sekretaris KPA Banggai, Hj. Rampia Laamiri, mengatakan bahwa penyuluhan di Tombang Permai menjadi bagian dari upaya berkesinambungan untuk memperkuat pemahaman remaja tentang HIV/AIDS.

“Meski pesertanya tidak sebanyak di Tontouan, semangat mereka luar biasa. Mereka berani bertanya dan antusias mengikuti kuis interaktif yang kami siapkan,” ujarnya.

Dalam sesi kuis, para remaja diajak menjawab pertanyaan sederhana terkait mitos dan fakta HIV/AIDS, seperti apakah virus bisa menular lewat gigitan nyamuk atau berbagi alat makan. Hasilnya, sebagian besar mampu menjawab dengan tepat.

BACA JUGA:  Jelang Ops Keselamatan Tinombala 2026, Kasatlantas Polres Bangkep Imbau Masyarakat Tertib Lalu Lintas

KPA Banggai berharap kegiatan ini dapat menjadi benteng pengetahuan bagi remaja Tombang Permai agar terhindar dari perilaku berisiko sekaligus mampu menyebarkan informasi yang benar di lingkungannya. (*)