Banggaikece.id –Usai kegiatan masta universitas, Ratusan mahasiswa baru Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Luwuk kini mengikuti kegiatan Masa Ta’aruf (MASTA) lingkup Fakultas.
Kegiatan ini diikuti ratusan maba FEB dan berlangsung di pelataran kampus hijau, Senin siang, 8 September 2025.
Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Dr. Wahyudin Rahman, dalam sambutannya menekankan pentingnya membangun karakter Islami, disiplin, serta semangat berorganisasi bagi mahasiswa baru.
“Kehadiran kalian hari ini memberi semangat baru bagi fakultas. Kami ingin mahasiswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter Islami, aktif di organisasi, serta siap memberi kontribusi bagi masyarakat dan bangsa,” ujarnya.
Wahyudin juga memperkenalkan sejumlah inovasi yang dikembangkan fakultas, termasuk penerapan perkuliahan hybrid dengan kombinasi 60 persen tatap muka dan 40 persen online.
Selain itu, mahasiswa baru dibekali buku bimbingan konseling akademik, yang berisi panduan struktur organisasi, konsultasi, hingga etika perkuliahan.
Ia menambahkan, fakultas juga menyediakan berbagai program beasiswa, baik prestasi, Kip Kuliah, maupun biasiswa kader Muhammadiyah.
Kemudian sistem pembayaran kuliah kini terintegrasi dengan aplikasi digital yang juga dapat dipantau orang tua mahasiswa.
Tak hanya aspek akademik, Wahyudin menekankan mahasiswa untuk semester satu wajib bergabung dalam organisasi yang ada di Fakultas Ekonomi.
Seperti Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah, Badan Esekutif Mahasiswa, Himpunan Mahasiswa Jurusan, UKM Tapak Suci.
“Sekitar 70 persen kesuksesan mahasiswa lahir dari aktivitas organisasi dan diskusi. IPK tinggi penting, tapi soft skill, jaringan, dan pengalaman juga menjadi bekal masa depan,” tandasnya.
Di semester satu ini kata dekan para Mahasiswa fokus untuk mengikuti segala kegiatan keorganisasian.
Di akhir sambutan, Wahyudin berpesan agar mahasiswa baru aktif mengikuti kegiatan organisasi sebagai bagian dari pembentukan karakter Islami.
“Selamat datang di Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Jadilah mahasiswa yang mampu menganalisa persoalan, berkarakter, dan bermanfaat untuk umat,” tutupnya. (*)





