Banggaikece.id – Sebanyak 14 mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Tompotika (Untika) Luwuk resmi memulai program Magang Institusi Berdampak di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Banggai.
Kegiatan magang ini diterima langsung oleh Sekretaris Dinas (Sekdis) DLH pada Senin, 1 September 2025.
Rangkaian magang akan berlangsung selama satu bulan penuh, mulai 1 hingga 30 September 2025.
Para mahasiswa didampingi oleh dosen pembimbing, Assoc. Prof. Dr. Bambang Dwicahya, SKM, M.Kes, CMT, yang juga memberikan arahan mengenai pentingnya pengalaman praktis di lapangan.
Dalam kegiatan awal, mahasiswa melakukan observasi di lokasi Tempat Pengelolaan Sampah (TPS) milik DLH Banggai. Observasi ini menjadi pintu masuk untuk memahami sistem pengelolaan sampah, sekaligus mengaitkannya dengan isu kesehatan masyarakat di wilayah setempat.
“Program magang ini bukan sekadar memenuhi tuntutan akademik, tetapi lebih kepada bagaimana mahasiswa mampu melihat persoalan kesehatan masyarakat secara nyata, merancang solusi berbasis data, serta menciptakan program yang berkelanjutan,” ujar Bambang Dwicahya.

Bambang Dwicahya mengatakan, secara umum magang institusi berdampak ini bertujuan memberikan pengalaman bekerja dan kesempatan mengaplikasikan ilmu kesehatan masyarakat dengan pendekatan problem solving.
Melalui program ini, mahasiswa dilatih untuk mengidentifikasi masalah kesehatan masyarakat secara riil berdasarkan observasi dan analisis data.
Kemudian, merancang intervensi berbasis bukti dan teori ilmiah. Melaksanakan program serta melakukan evaluasi terhadap efektivitasnya.
Menciptakan program berkelanjutan untuk mengatasi persoalan kesehatan masyarakat dan menyusun laporan akhir sebagai dokumentasi akademik sekaligus rekomendasi praktis.
Bambang berharap, selama 30 hari magang, mahasiswa diharapkan tidak hanya memperoleh pengetahuan teknis mengenai pengelolaan sampah, tetapi juga merasakan langsung dinamika pekerjaan di instansi pemerintah.
Pihak DLH Banggai sendiri menyambut positif kehadiran mahasiswa magang ini. Mereka berkomitmen memberikan ruang pembelajaran, baik melalui kegiatan langsung di lapangan maupun berbagi pengalaman dari program-program yang telah dijalankan sebelumnya.
Dengan adanya sinergi antara DLH dan FKM Untika, diharapkan mahasiswa dapat membawa pulang pengalaman praktis yang kelak bermanfaat dalam karier profesional, sekaligus menjadi kontribusi nyata dalam menghadapi permasalahan kesehatan masyarakat di Kabupaten Banggai. (*)





