BeritaNewsPendidikan

Prodi D-III Keperawatan Luwuk Gelar Pengabdian Masyarakat, Fokus pada Pencegahan dan Penanganan Serangan Jantung

516
×

Prodi D-III Keperawatan Luwuk Gelar Pengabdian Masyarakat, Fokus pada Pencegahan dan Penanganan Serangan Jantung

Sebarkan artikel ini
Program Studi D-III Keperawatan Luwuk Poltekkes Kemenkes Palu melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan tema “Pemberdayaan Kader dalam Upaya Pencegahan dan Penanganan Pertama Korban Serangan Jantung.” FOTO: IST

Banggaikece.id – Program Studi D-III Keperawatan Luwuk Poltekkes Kemenkes Palu melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan tema “Pemberdayaan Kader dalam Upaya Pencegahan dan Penanganan Pertama Korban Serangan Jantung.”

Kegiatan ini diinisiasi oleh tim dosen bersama mahasiswa Prodi D-III Keperawatan Luwuk Poltekkes Kemenkes Palu.

Ketua tim, Dg. Mangemba, S.Kep, Ns, M.Kep, menjelaskan bahwa pengabdian masyarakat ini merupakan bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, di mana dosen mendapat kesempatan untuk mendedikasikan ilmu kepada masyarakat secara langsung.

BACA JUGA:  Jelang Ops Keselamatan Tinombala 2026, Kasatlantas Polres Bangkep Imbau Masyarakat Tertib Lalu Lintas

Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan kader dan masyarakat tentang penyakit jantung, melatih keterampilan kader dalam melakukan bantuan hidup dasar, serta memberi pemahaman mengenai pemilihan dan pengolahan bahan makanan sehat bagi penderita jantung.

BACA JUGA:  Rapat Koordinasi Nasional di Sentul, Presiden Bahas Sinergi Pusat dan Daerah untuk Nawacita 2026

Kegiatan yang berlangsung di Desa Awu, Kabupaten Banggai, disambut baik oleh pemerintah desa setempat. Pihak desa berharap agar program serupa dapat dilaksanakan secara rutin demi peningkatan pengetahuan masyarakat. 

Dukungan juga datang dari Puskesmas Biak, Kabupaten Banggai, yang menilai kegiatan ini sejalan dengan program kesehatan yang mereka jalankan.

Rangkaian kegiatan meliputi edukasi kesehatan jantung yang mencakup tanda, gejala, dan penyebab penyakit jantung. Setelah itu, kader desa diberikan pelatihan bantuan hidup dasar untuk membekali mereka dalam menyelamatkan nyawa pada kondisi gawat darurat.

BACA JUGA:  Dua Siswi Kakak Beradik Asal SMAN 2 Luwuk Raih Juara 1 dan 2 di FEB Fun Run 2026

Materi terakhir berfokus pada pelatihan pemilihan serta pengolahan makanan sehat untuk menjaga kesehatan jantung, termasuk pengaturan pola hidup sehat. Sebagai tambahan, peserta juga menerima leaflet mengenai penyakit jantung koroner. (*)