BeritaNewsPendidikan

BEM FKIP Untika Luwuk Galang Dana untuk Korban Gempa Poso, Wujud Solidaritas Mahasiswa

963
×

BEM FKIP Untika Luwuk Galang Dana untuk Korban Gempa Poso, Wujud Solidaritas Mahasiswa

Sebarkan artikel ini

Banggaikece.id – Sebagai wujud solidaritas dan kepedulian sosial, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Tompotika (Untika) Luwuk turut ambil bagian dalam aksi penggalangan dana untuk korban bencana gempa bumi di Kabupaten Poso.

Aksi kemanusiaan ini tidak hanya melibatkan BEM FKIP, tetapi juga seluruh BEM dari berbagai fakultas di lingkungan Universitas Tompotika. 

Kegiatan berlangsung selama dua hari, mulai Selasa (26/8) hingga Rabu (27/8), dengan tujuan utama membantu meringankan beban masyarakat Poso yang terdampak gempa dan kehilangan anggota keluarga.

BACA JUGA:  Ini Daftar Para Juara di FEB Fun Run 2026, Atep Jadi Tercepat Catatkan Waktu 16 Menit

“Kegiatan ini adalah bentuk rasa kemanusiaan kami untuk saudara-saudara di Kabupaten Poso yang sedang berduka akibat bencana gempa. Harapan kami, bantuan ini bisa bermanfaat dan sedikit meringankan beban mereka,” ujar Wakil Ketua BEM FKIP Untika Luwuk, Muh. Al  Isra Djibran, Rabu 27 Agustus 2025.

BACA JUGA:  Masya Allah, Sehari Terkumpul Donasi Rp77,6 Juta untuk Adik Khadafi, Korban Laka Maut di Batui

Respon masyarakat terhadap aksi penggalangan dana ini sangat positif. Banyak warga yang dengan antusias memberikan sumbangan, menunjukkan tingginya rasa empati terhadap korban gempa di Poso. 

“Kami sangat mengapresiasi antusias masyarakat yang turut berpartisipasi. Semoga kebaikan ini membawa berkah untuk semua,” tambahnya.

BACA JUGA:  Luar Biasa! Dua Gadis Cilik Raih Juara 2 dan 3 di Kategori Umum FEB Fun Run 2026"

Gempa yang mengguncang Kabupaten Poso sebelumnya telah menelan korban jiwa dan merusak sejumlah fasilitas. 

Melalui aksi ini, BEM Untika Luwuk berharap solidaritas dan kepedulian terus terjaga, serta dapat menjadi contoh bagi generasi muda untuk tidak tinggal diam ketika saudara sebangsa dilanda musibah. (*)