BeritaDaerahNews

Nahas! Pulang Melayat Istri di Luwuk Timur Temukan Suami Tewas Gantung Diri 

299
×

Nahas! Pulang Melayat Istri di Luwuk Timur Temukan Suami Tewas Gantung Diri 

Sebarkan artikel ini

Banggaikece.id- Nahas, sepulang dari melayat, istri di Luwuk Timur tepatnya Dusun II, Desa Indangsari mendapati sang suami tewas gantung diri di rumah kosong.

Atas peristiwa itu, Polisi mendatangi TKP penemuan mayat pria paruh baya di Dusun II Desa Indangsari, Kecamatan Luwuk Timur, Kabupaten Banggai, Selasa (12/3/2024) malam.

Korban diketahui bernama I Ketut Budiarka (66) ini diduga tewas gantung diri di sebuah rumah kosong menggunakan tali nilon.

BACA JUGA:  Musrenbang RKPD 2027 Tingkat Kecamatan Tinangkung Resmi Dibuka, Asisten II Ajak Pemangku Kepentingan Aktif Berpartisipasi

“Korban ditemukan pertama kali oleh istrinya Intan Barambula (43) sekitar pukul 20.45 Wita,” ungkap Plh Kapolsek Luwuk AKP Steven Lewaherilla.

Menurut keterangan istrinya, pada pukul 19.00 Wita, saksi pergi melayat kerumah duka warga yang meninggal tidak jauh dari rumah mereka.

Saat saksi pulang kerumah, menemukan korban sudah tidak berada di dalam kamarnya dan kemudian berusaha mencari. 

BACA JUGA:  Polisi Penolong Satpolairud Polres Bangkep Evakuasi Pasien Anak di Pelabuhan Salakan

Akhirnya saksi atau sang istri melihat sebuah rumah kosong dalam kondisi telah terbuka. 

“Ia melihat suaminya dengan posisi tergantung di palang kayu atap rumah dan langsung meminta pertolongan tetangga,” jelasnya.

Atas kejadian itu, pukul 21.00 Wita, Bhabinkamtibmas Subesktor Luwuk Timur AIPDA Kamaludin mendatangi TKP dan melakukan Olah Tempat Kejadian awal.

BACA JUGA:  Jelang Ops Keselamatan Tinombala 2026, Kasatlantas Polres Bangkep Imbau Masyarakat Tertib Lalu Lintas

Atas permintaan Istri dan keluarga, Jenazah korban tidak perlu dibawa ke Puskesmas dan telah menerima kejadian ini dengan ikhlas.

Dari keterangan keluarganya, bahwa korban semasa hidup dalam keadaan depresi lantaran sakit yang dialaminya sudah lama dan tak kunjung sembuh.

“Pihak keluarga menolak untuk dilakukan autopsy yang ditandai dengan membuat surat pernyataan penolakan,” pungkas Steven. (*)