BeritaDaerahNews

ADD Tahap II Belum Cair, Perangkat Desa Harap Pemda Bangkep Beri Perhatian Serius!

930
×

ADD Tahap II Belum Cair, Perangkat Desa Harap Pemda Bangkep Beri Perhatian Serius!

Sebarkan artikel ini

Banggaikece.id – Sudah lebih dari 100 hari atau sekitar empat bulan masa kepemimpinan Bupati Banggai Kepulauan, H. Rusli Moidady, ST., MT., sejumlah perangkat desa menyampaikan harapan agar pemerintah daerah lebih memperhatikan kesejahteraan mereka, khususnya terkait pencairan Alokasi Dana Desa (ADD) tahap II tahun 2025.

Keluhan ini mencuat dari para perangkat desa, kepala desa, dan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di enam kecamatan. Mereka menyebut, sejak April hingga Juni 2025, belum ada pencairan ADD yang masuk ke rekening desa melalui Bank Mandiri Cabang Banggai Kepulauan sebagai bank pengelola.

“Kami berharap Pemda Bangkep bisa memberikan perhatian serius terhadap pencairan ADD. Di situ sumber penghasilan kami,” ungkap sejumlah perangkat desa yang enggan disebutkan namanya, Jumat (4/7/2025).

BACA JUGA:  Dua Siswi Kakak Beradik Asal SMAN 2 Luwuk Raih Juara 1 dan 2 di FEB Fun Run 2026

Hal senada juga disampaikan oleh beberapa kepala desa. Mereka mengaku tidak dapat mengurus pencairan ADD tahap II karena dana tersebut belum masuk ke rekening bank penerima.

BACA JUGA:  Mulai 2 Februari 2026, Imigrasi Banggai Hadirkan Layanan Informasi di Mal Pelayanan Publik

“Kami mohon kepada Bupati Banggai Kepulauan agar proses pencairan ADD dapat segera dilakukan, agar keresahan perangkat desa bisa terjawab,” ucap para kepala desa secara terpisah.

Sebagai informasi, Pemda Banggai Kepulauan sebenarnya telah mencairkan dana ADD tahap II sebesar Rp7 miliar untuk 83 desa di enam kecamatan. Namun hingga kini, baru 7 desa yang dananya masuk ke bank, sementara 28 desa lainnya masih menunggu transfer antarbank dari Bank Sulteng ke Bank Mandiri.

BACA JUGA:  Ini Daftar Para Juara di FEB Fun Run 2026, Atep Jadi Tercepat Catatkan Waktu 16 Menit

Keterlambatan ini memicu kekhawatiran akan terganggunya roda pemerintahan desa, terutama dalam pembiayaan operasional, pelaksanaan program, dan pelayanan publik.

Hingga berita ini tayang, Bupati H. Rusli Moidady masih berada di luar daerah dan belum memberikan keterangan resmi terkait persoalan ini.

Perangkat desa berharap adanya komunikasi yang lebih intensif antara Pemda, bank pengelola, dan pihak terkait lainnya, agar proses pencairan ADD dapat dipercepat dan berjalan transparan. RAM/*