BeritaDaerahNewsPendidikan

Unismuh Luwuk Tancap Gas di PPK Ormawa 2025, 4 Proposal Siap Bersaing

858
×

Unismuh Luwuk Tancap Gas di PPK Ormawa 2025, 4 Proposal Siap Bersaing

Sebarkan artikel ini
Dr. Kisman Karinda

Banggaikece.id – Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Luwuk Banggai terus mendorong organisasi kemahasiswaan (ormawa) untuk ambil bagian dalam Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) tahun 2025.

Program yang diinisiasi oleh Kementerian Riset dan Teknologi melalui LLDIKTI ini menjadi wadah bagi ormawa seperti BEM, HMJ, dan UKM untuk meningkatkan kapasitas kelembagaan melalui kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat.

Wakil Rektor III Unismuh Luwuk Banggai, Dr. Kisman Karinda, menegaskan bahwa pihak kampus memberikan dukungan penuh mulai dari bimbingan teknis (bimtek), pendampingan, hingga proses seleksi dan pengunggahan proposal.

BACA JUGA:  Polres Bangkep Gelar Apel Pasukan, Resmi Mulai Operasi Keselamatan Tinombala 2026

“Seleksi proposal dilakukan oleh Wakil Dekan I di setiap fakultas sebagai leading sector. Batas akhir unggah proposal adalah 21 Mei 2025 dan dilakukan langsung oleh pihak universitas,” jelasnya.

Beberapa kali bimtek telah digelar, termasuk yang terakhir pada 9 Mei 2025 bersama PTMA, LLDIKTI, dan juga secara internal kampus, sebagai bagian dari proses persiapan sebelum proposal dikirim.

BACA JUGA:  Jelang Ops Keselamatan Tinombala 2026, Kasatlantas Polres Bangkep Imbau Masyarakat Tertib Lalu Lintas

Berdasarkan rekam jejak, Unismuh Luwuk Banggai sudah pernah meloloskan proposal PPK Ormawa, salah satunya dari Fakultas Pertanian yang menggelar kegiatan pemberdayaan di Desa Bantayan.

“Tahun ini antusiasme mahasiswa meningkat. Dari delapan proposal yang masuk, empat di antaranya berhasil lolos tahap seleksi dan telah kami submit,” ungkap Kisman.

BACA JUGA:  Ini Daftar Para Juara di FEB Fun Run 2026, Atep Jadi Tercepat Catatkan Waktu 16 Menit

Empat proposal tersebut berasal dari Fakultas Pertanian dan Perikanan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (ISIP), Fakultas Teknik, serta Fakultas Agama Islam. Ia berharap keempatnya bisa lolos di tingkat nasional.

“Kami terus membuka ruang seluas-luasnya bagi mahasiswa untuk berpartisipasi. Kompetisinya makin ketat, tapi semangat mereka juga luar biasa. Mohon doa agar proposal-proposal ini bisa tembus,” pungkasnya. (*)