BeritaDaerahNews

Bupati Bangkep Bersama Waket II DPRD dan Kepala Bappeda Gelar Audiensi dengan Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri

895
×

Bupati Bangkep Bersama Waket II DPRD dan Kepala Bappeda Gelar Audiensi dengan Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri

Sebarkan artikel ini

Banggaikece.id – Bupati Banggai Kepulauan, Rusli Moidady, ST., MT., didampingi Wakil Ketua II DPRD H. Suhardin Sabalino dan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Dr. Ariyono Orab, S.Pd., S.Sos., MM., melakukan audiensi resmi dengan Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Gedung H, Direktorat Bina Keuangan Daerah, Kemendagri, Jakarta, pada Senin, 19 Mei 2025.

BACA JUGA:  Dukcapil Banggai Kepulauan Musnahkan KTP-el/KIA Rusak dan Arsip Inaktif

Pertemuan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat dalam pengelolaan keuangan daerah, mempercepat realisasi program strategis, serta mendukung kebijakan fiskal yang berkelanjutan dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Rusli Moidady menyampaikan berbagai usulan dan aspirasi, termasuk peningkatan kapasitas fiskal, pengelolaan dana transfer dari pusat ke daerah, serta permintaan pendampingan teknis dari Kemendagri untuk memastikan pengelolaan anggaran daerah yang lebih efisien dan transparan.

BACA JUGA:  Musrenbang RKPD 2027 Tingkat Kecamatan Tinangkung Resmi Dibuka, Asisten II Ajak Pemangku Kepentingan Aktif Berpartisipasi

Dirjen Bina Keuangan Daerah menyambut baik kedatangan jajaran Pemerintah Daerah Banggai Kepulauan, dan menyatakan komitmen Kemendagri untuk terus memberikan dukungan serta pendampingan teknis guna meningkatkan akuntabilitas dan profesionalisme tata kelola keuangan daerah.

BACA JUGA:  Polres Bangkep Gelar Apel Pasukan, Resmi Mulai Operasi Keselamatan Tinombala 2026

Audiensi ini diharapkan menjadi langkah awal yang konstruktif untuk memperkuat koordinasi lintas lembaga serta mempercepat pelaksanaan program pembangunan yang berbasis pada kebutuhan riil masyarakat di daerah. RAM/*