BeritaDaerahNews

APBD Banggai Tahun 2026 Diproyeksikan Turun Drastis, Hanya Rp2,9 Triliun

839
×

APBD Banggai Tahun 2026 Diproyeksikan Turun Drastis, Hanya Rp2,9 Triliun

Sebarkan artikel ini

Banggaikece.id- Pemerintah daerah Kabupaten Banggai tidak mampu mendongkrak pendapatan dan belanja daerah pada tahun 2026 mendatang. Hal tersebut sebagaimana terungkap dalam forum perangkat daerah tahun 2025, yang dilaksanakan Bappeda Banggai di Hotel Estrela Luwuk, Senin (17/3/2025).

Forum perangkat daerah tersebut merupakan bagian dari proses penyusunan rancangan Rencana Kerja Pemerintah Daerah(RKPD) tahun 2026.

Dalam forum tersebut, Kepala BPKAD Kabupaten Banggai, Damri Dayanun dalam paparannya menyebutkan, rata-rata pertumbuhan belanja daerah adalah sebesar 8,05 persen dalam kurun waktu 6 tahun yakni sejak tahun 2020 hingga tahun 2025.

BACA JUGA:  Geger, Wanita Lansia Ditemukan Tewas Terapung di Saluran Irigasi Simpang Raya

Jika melihat belanja daerah tahun 2025 yang ditetapkan sebesar Rp3,2 triliun, maka dengan rata rata pertumbuhan 8,05 persen, seharusnya belanja daerah pada tahun 2026 sebesar Rp3,5 triliun. 

BACA JUGA:  Dua Siswi Kakak Beradik Asal SMAN 2 Luwuk Raih Juara 1 dan 2 di FEB Fun Run 2026

Haya saja, perkiraan pada tahun 2026 Kabupaten Banggai tidak mendapatkan perhitungan kurang salur DBH sebesar 507 miliar lebih, sehingga proyeksi belanja daerah tahun 2026 hanya sebesar Rp2,9 triliun.

Sementara itu, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupate Banggai dalam paparannya pada forum tersebut, menyebutkan proyeksi pendapatan darah tahun 2026 menurun sebesar 16,49 persen dari tahun 2025.

BACA JUGA:  Bertabur Doorprize, FEB Unismuh Luwuk Sukses Gelar FEB Fun Run 2026

Jika pada tahun 2025 target pendapatan daerah ditetapkan sebesar Rp3.071 triliun maka pada tahun 2026 hanya diproyeksikan sebesar Rp2,5 triliun. Penurunan target pendapatan daerah terjadi pada komponen dana transfer yang diproyeksikan berkurang sebesar Rp507 miliar atau 18,44 persen dari targer tahun 2025.(*)