Oleh: Dr. Ramli Bidullah (Dekan FKM Untika Luwuk)
Kemarin, kami berbuka puasa di luar rumah sekaligus bersyukur atas nikmat pernikahan kami yang telah berjalan sekian tahun. Kami memilih salah satu tempat makan di sekitar wisata Kilo 5, Luwuk.
Sambil menunggu waktu berbuka, kami sekeluarga menikmati keindahan pantai Kilo 5, yang memang menjadi salah satu destinasi wisata favorit di kota Luwuk.
Menjelang berbuka, kami menuju tempat makan yang sudah dipesan sebelumnya, sehingga menu berbuka telah siap.
Saya memperhatikan bagaimana para karyawan di tempat tersebut bekerja dengan penuh semangat, meskipun mereka sedang berpuasa. Mereka tidak menunjukkan rasa lelah atau kurang berenergi, tetap cekatan dalam melayani tamu yang datang.
Dari “kacamata” manusia, saya bisa melihat mereka berpuasa—terbukti saat azan Maghrib berkumandang, mereka segera berkumpul bersama rekan-rekannya untuk berbuka puasa dengan penuh kegembiraan.
Inspirasi Ramadhan kali ini datang dari semangat para karyawan dalam bekerja dan melayani. Banyak orang tetap bersemangat menjalankan tugasnya meskipun sedang berpuasa.
Bulan Ramadhan seharusnya tidak menjadi alasan untuk bermalas-malasan, justru menjadi momen untuk meningkatkan produktivitas dengan niat ibadah. Allah SWT telah menjanjikan pahala berlipat ganda untuk setiap amal kebaikan di bulan Ramadhan. Jika tidur orang yang berpuasa saja bernilai pahala, apalagi bekerja dan beraktivitas dengan niat yang baik.
Semoga kita semua selalu diberikan kesehatan dan keberkahan dalam menjalankan setiap aktivitas kita. Aamiin. Allahu A’lamu Bis-Sawab. (*)





