BeritaDaerahNews

Sawit Jadi Tumpuan Hidup, Petani di Toili Ini Ucapkan Terimakasih ke KLS

1694
×

Sawit Jadi Tumpuan Hidup, Petani di Toili Ini Ucapkan Terimakasih ke KLS

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi perkebunan sawit. FOTO: PIXABAY.COM/IST

Toili- Bertahun-tahun kelapa sawit menjadi tumpuan hidup, Petani asal Desa Samalore, Kecamatan Toili, Kabupaten Banggai ini mengungkapkan rasa terimakasih kepada PT Kurnia Luwuk Sejati (KLS).

Ia adalah Jidon Peku. Petani di Desa Samalore yang menggantungkan hidupnya dari kelapa sawit.

“Kalau saya ini, memang hidup karena sawit. Kalah tidak ada sawit, saya tidak bisa hidup (berkecukupan) seperti ini,” ungkap Jidon Peku, belum lama ini.

BACA JUGA:  Dukcapil Banggai Kepulauan Musnahkan KTP-el/KIA Rusak dan Arsip Inaktif

Berkat perkebunan kelapa sawit yang dikembangkan PT KLS, Jidon Peku bisa menghidupi keluarganya yakni anak bersama istri.

“Jadi kalau ada yang bilang punya sawit tidak sejahtera, itu keliru. Kalau saya sejahtera, tidak ada yang tidak sejahtera kalau dia punya sawit,” tuturnya.

BACA JUGA:  Ini Daftar Para Juara di FEB Fun Run 2026, Atep Jadi Tercepat Catatkan Waktu 16 Menit

Ia mengaku, telah bertahun-tahun bekerja di PT KLS menanam sawit untuk pabrik. Hasil kerja dari kelapa sawit pun dirasakannya dan sangat menjanjikan.

“Hasilnya, apa yang kita inginkan bisa kita dapat. Sawit ini benar-benar bisa menunjang torang punya hidup,” kata Jidon Peku.

BACA JUGA:  Mulai 2 Februari 2026, Imigrasi Banggai Hadirkan Layanan Informasi di Mal Pelayanan Publik

Olehnya, jika ada yang menyebarkan isu bahwa masyarakat tidak sejahtera meski punya sawit, adalah hal keliru.

“Kecuali memang tidak punya sawit, yang sudah habis sawitnya dijual, baru dia bilang tidak sejahtera. Tapi kalau sekarang masih memiliki kebun sawit, pasti sejahtera,” tandasnya. (*)