BeritaDaerahNews

Pj. Bupati Bangkep Pimpin Rapat Tindak Lanjut Kerja Sama dengan FreeNow Food Co., Ltd

1820
×

Pj. Bupati Bangkep Pimpin Rapat Tindak Lanjut Kerja Sama dengan FreeNow Food Co., Ltd

Sebarkan artikel ini

Banggaikep.go.id – Salakan, Senin (3/2/2025) – Penjabat (Pj.) Bupati Banggai Kepulauan, Ihsan Basir, SH., L.LM., memimpin rapat tindak lanjut hasil kunjungan kerja ke China di Ruang Rapat Kantor Bupati Banggai Kepulauan. Rapat ini turut dihadiri Wakil Ketua DPRD Banggai Kepulauan, Rusdin Sinaling, serta kepala-kepala dinas dan camat se-Kabupaten Banggai Kepulauan.

Dalam rapat tersebut, Pj. Bupati memaparkan hasil kunjungannya ke China, khususnya kerja sama yang telah disepakati antara Pemerintah Daerah Banggai Kepulauan dengan FreeNow Food Co., Ltd, sebuah perusahaan China yang bergerak di bidang produksi kelapa. 

Turut mendampingi dalam kunjungan tersebut, Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Muhammad Aris Susanto, SE, ME, Kadis Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Din L. Lamasada, SH., M.AP, serta Kepala Bidang Pelayanan Perizinan dan Non-Perizinan DPMPTSP, Baharudin I. Saidia, S.Pd., M.Si.

Pj. Bupati Ihsan Basir menekankan bahwa kesepakatan dengan FreeNow Food Co., Ltd merupakan langkah besar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Banggai Kepulauan.

“Dengan kerja sama ini, produk kelapa dari Banggai Kepulauan akan masuk ke pasar global, menghidupkan kembali kejayaan daerah kita sebagai penghasil kelapa berkualitas. FreeNow Food adalah perusahaan terbesar di China yang menguasai 80% pasar kelapa. Mereka juga mendukung investasi hijau yang berorientasi pada keberlanjutan lingkungan dan pengelolaan sumber daya alam secara bertanggung jawab,” ujar Pj. Bupati.

BACA JUGA:  FEB Fun Run 2026 Sukses Digelar, Dekan Ucapkan Terima Kasih ke Para Sponsor

Sebagai bentuk dukungan kepada petani, FreeNow Food Co., Ltd akan menyediakan bibit kelapa dan alat produksi yang akan dibeli melalui koperasi desa. Inisiatif ini diharapkan dapat meningkatkan produksi kelapa, menggerakkan ekonomi desa, serta memberikan tambahan penghasilan bagi masyarakat.

“Kita juga harus menyiapkan data real terkait produksi kelapa agar perencanaan ini berjalan akurat. Target kita adalah menjadikan Banggai Kepulauan sebagai pusat produksi kelapa setengah jadi sebelum diekspor ke China,” tambahnya.

Selain itu, FreeNow Food Co., Ltd juga berkomitmen menyalurkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) untuk mendukung pembangunan rumah ibadah, pendidikan, dan sektor pariwisata di Banggai Kepulauan.

Wakil Ketua DPRD Banggai Kepulauan, Rusdin Sinaling, menyampaikan apresiasi atas inisiatif yang dilakukan Pj. Bupati dan jajarannya.

“Kami sangat mengapresiasi langkah ini karena merupakan inovasi penting bagi pembangunan daerah. Namun, secara regulasi, kerja sama dengan pihak luar negeri harus sesuai dengan Permendagri Nomor 25 Tahun 2020 tentang Tata Cara Kerja Sama Daerah dengan Pemerintah Luar Negeri serta Lembaga atau Badan Swasta di Luar Negeri,” ungkapnya.

Rusdin menambahkan bahwa DPRD akan terus memantau dan mendukung proses ini agar berjalan sesuai regulasi. Ia juga menekankan bahwa kerja sama yang telah ditandatangani pada 22 Januari 2025 masih membutuhkan tahapan lanjutan yang dapat melibatkan DPRD sebagai bagian dari penyelenggara pemerintahan daerah.

BACA JUGA:  Ini Daftar Para Juara di FEB Fun Run 2026, Atep Jadi Tercepat Catatkan Waktu 16 Menit

Kepala Dinas PMD, Muhammad Aris Susanto, SE, ME, menegaskan bahwa FreeNow Food Co., Ltd akan bekerja langsung dengan petani tanpa melalui perantara atau pengumpul.

“Perusahaan ini akan menjemput kelapa langsung dari petani dan membayarnya secara langsung. Selain itu, mereka akan menyalurkan dana CSR untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta memberikan bantuan bibit dan pupuk guna peremajaan tanaman kelapa,” jelasnya.

Ia juga membantah rumor bahwa perusahaan tersebut akan membeli tanah masyarakat.

“FreeNow tidak membeli tanah atau membangun perkebunan di Banggai Kepulauan. Mereka hanya membeli hasil produksi petani melalui sistem kontrak dengan harga yang stabil, berkisar Rp3.000 hingga Rp3.600 per kilogram, sehingga petani tidak perlu khawatir terhadap fluktuasi harga pasar,” tegasnya.

Kepala Dinas DPMPTSP, Din L. Lamasada, SH., M.AP, menambahkan bahwa FreeNow Food Co., Ltd telah memiliki perwakilan resmi di Jakarta, Pekanbaru, dan Manado serta memiliki izin operasional yang sah.

“Nilai investasi yang akan masuk ke Banggai Kepulauan diperkirakan mencapai Rp10 miliar hingga Rp150 miliar. Ini adalah peluang besar untuk memperkuat sektor ekonomi daerah,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Polisi Bekuk Lima Terduga Pengedar Ribuan Pil THD di Lamala, 2 Diantaranya Perempuan

Menurutnya, Banggai Kepulauan dan Banggai Laut saat ini belum memiliki investasi Penanaman Modal Asing (PMA). Diharapkan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) di Palu pada Maret 2025, PMA ini sudah bisa masuk.

“Jika PMA ini masuk, target investasi daerah yang sebelumnya berkisar Rp4 miliar hingga Rp6 miliar akan lebih mudah tercapai, sesuai dengan target Kementerian Investasi,” tambahnya.

Selain sektor kelapa, FreeNow Food Co., Ltd juga tertarik untuk membantu promosi pariwisata Banggai Kepulauan di China. Branding daerah ini melalui jaringan FreeNow diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan internasional.

“Dari sisi retribusi, kita juga berpotensi memperoleh PAD dari sewa gudang dan sewa tanah Pemda. Ini peluang besar yang harus kita manfaatkan,” jelasnya.

Sebagai tindak lanjut kerja sama ini, Pemerintah Daerah Banggai Kepulauan akan menggelar sosialisasi pada 8-10 Februari 2025 di berbagai kecamatan dan desa. Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman lebih lanjut kepada petani dan masyarakat mengenai mekanisme kerja sama dengan FreeNow Food Co., Ltd.

Dengan dukungan penuh dari berbagai pihak, termasuk DPRD dan para petani, kerja sama ini diharapkan dapat membawa perubahan besar bagi perekonomian Banggai Kepulauan. (*)

Sumber: Dinas KOMINFO Banggai Kepulauan