BeritaDaerahNewsPolitik

Kadis Faisal Karim Bahas Strategi Penguatan Stunting dalam Rapat Internal yang Digelar Dinkes Banggai

818
×

Kadis Faisal Karim Bahas Strategi Penguatan Stunting dalam Rapat Internal yang Digelar Dinkes Banggai

Sebarkan artikel ini

Banggaikece.id – Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (P2KBP3A) Kabupaten Banggai, Faisal Karim, menjadi salah satu narasumber dalam Rapat Internal Penguatan Stunting yang digelar pada Selasa, 3 Desember 2024.

Selain Faisal Karim, kegiatan ini juga menghadirkan tiga narasumber lainnya, yaitu perwakilan dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Bappeda, dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Banggai sebagai penyelenggara acara.

Dalam sesi tersebut, Faisal Karim membawakan materi tentang hasil pencapaian intervensi melalui program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) yang difokuskan pada keluarga berisiko stunting di Kabupaten Banggai.

BACA JUGA:  Musrenbang RKPD 2027 Tingkat Kecamatan Tinangkung Resmi Dibuka, Asisten II Ajak Pemangku Kepentingan Aktif Berpartisipasi

Ia menjelaskan bahwa GENTING merupakan gerakan gotong royong masyarakat untuk menciptakan generasi yang sehat, cerdas, kuat, dan bebas dari stunting di seluruh Indonesia. Program ini bertujuan membantu keluarga berisiko stunting melalui kepedulian berbagai pihak yang bertindak sebagai orang tua asuh.

Komponen Orang Tua Asuh GENTING meliputi Pemerintah dan Pemerintah Daerah. BUMN, BUMD, individu, LSM/komunitas, sektor swasta, perguruan tinggi/akademisi, dan media.

Program ini ditujukan untuk Ibu hamil, Ibu dengan bayi di bawah dua tahun (baduta) atau sedang menyusui, Anak baduta (usia 0-23 bulan) dan Balita (usia 24-59 bulan) dari keluarga miskin berisiko stunting.

BACA JUGA:  Ini Daftar Para Juara di FEB Fun Run 2026, Atep Jadi Tercepat Catatkan Waktu 16 Menit

Bentuk Intervensi terdiri dari dua yakni Bantuan Nutrisi. Penyediaan nutrisi berdasarkan standar minimal pada 1.000 hari pertama kehidupan anak. Dan Bantuan Non-Nutrisi seperti Perbaikan fasilitas MCK dan rumah layak huni.

Menurut Faisal Karim, gerakan ini dijalankan secara mandiri oleh mitra, dengan fasilitasi dari Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) dan kader BKKBN. “Melalui GENTING, kami harapkan tercipta generasi yang sehat, kuat, dan bebas dari stunting, sekaligus meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap pencegahan stunting,” ujarnya.

BACA JUGA:  Polres Bangkep Gelar Apel Pasukan, Resmi Mulai Operasi Keselamatan Tinombala 2026

Selain intervensi langsung, instansi yang dipimpin Faisal Karim juga aktif memberikan edukasi terkait pencegahan stunting. Edukasi ini menyasar berbagai kelompok, termasuk remaja dan calon pengantin, serta memberikan pendampingan kepada ibu hamil dan keluarga dalam pengasuhan dan peningkatan kapasitas ekonomi.

Rapat internal ini diharapkan memperkuat sinergi antarinstansi dalam percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Banggai, dengan target Sejuta Keluarga Kelompok Sasaran GENTING pada 2025. (*)