Scroll untuk baca artikel
BeritaDaerahNewsPendidikan

Lulusan Harus Mampu Memberikan Sumbangsih Jawab Gelombang Persoalan di Daerah Ini

566
×

Lulusan Harus Mampu Memberikan Sumbangsih Jawab Gelombang Persoalan di Daerah Ini

Sebarkan artikel ini

Bangggaikece.id – Sebanyak 178 lulusan sarjana strata satu dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Luwuk resmi dikukuhkan dalam acara Yudisium dan Ramah Tamah yang berlangsung pada Sabtu, 30 November 2024, di Hotel Santika Luwuk.

Dalam sambutannya, Dekan FEB Unismuh Luwuk, Dr. Wahyudin Rahman, menyampaikan pesan penuh makna kepada para lulusan. 

Ia menegaskan pentingnya peran para sarjana baru dalam memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah.

“Teman-teman hari ini terlihat gagah dan cantik luar biasa di ruangan ini, tapi bukan karena kegagahan itu yang terpenting. Kegagahan sejati kalian adalah saat mampu memberikan sumbangsih untuk menjawab gelombang persoalan dan lautan problem yang ada di daerah ini,” ujar Wahyudin Rahman.

BACA JUGA:  Diduga Jadi Pengedar Sabu, Emak-emak Asal Pagimana Ini Dibekuk Polisi

Dekan juga menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada para orang tua, pasangan, dan keluarga yang telah mendukung perjalanan pendidikan para lulusan.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada kedua orang tua, istri, suami, dan keluarga yang telah mempercayakan putra-putrinya belajar di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unismuh Luwuk,” katanya.

BACA JUGA:  Cegah Gangguan Kamtibmas, Patroli Perintis Presisi Polres Bangkep Sasar Bank dan Pasar di Salakan

“Berkat jerih payah, perjuangan, serta doa mereka, alhamdulillah hari ini putra-putrinya resmi menyandang gelar sarjana manajemen dan sarjana akuntansi. Untuk para sarjana baru, hargailah pengorbanan keluarga Anda, karena keberhasilan penuh berkah akan Anda dapatkan jika Anda menghargai mereka,” tambahnya.

Sebagai penutup, Wahyudin Rahman mengutip sebuah kata bijak dari Benazir Bhutto untuk memotivasi para lulusan.

BACA JUGA:  Akhir Ramadhan, Alumni Smandul 96 Berbagi ke Panti Asuhan Maimunah Abas Nursin

“Saat yang paling indah dari sebuah kapal adalah ketika kapal itu ditambatkan di dermaga; dia akan terlihat cantik bermandikan cahaya. Namun, jangan pernah lupa, kapal tidak pernah dibuat untuk ditambatkan di dermaga. Kapal dibuat untuk menghajar gelombang dan membelah samudera,” katanya.

Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa ilmu yang telah diraih para lulusan harus digunakan untuk mengarungi tantangan kehidupan, memberikan kontribusi nyata, dan membawa perubahan positif bagi masyarakat. (*)