BeritaKesehatanNews

Dinkes P2KB Balut Identifikasi Keluarga Beresiko Stunting dan Beri Bantuan di 3 Kecamatan

847
×

Dinkes P2KB Balut Identifikasi Keluarga Beresiko Stunting dan Beri Bantuan di 3 Kecamatan

Sebarkan artikel ini
Belum lama ini Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Banggai Laut (Balut) melakukan identifikasi stunting di beberapa desa Lokus stunting di tiga Kecamatan yang berada terpisah-pisah dari pulau Banggai. FOTO: ISTIMEWA

Banggaikece.id- Belum lama ini Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Banggai Laut (Balut) melakukan identifikasi stunting di beberapa desa Lokus stunting di tiga Kecamatan yang berada terpisah-pisah dari pulau Banggai. 

Identifikasi kali ini dipimpin lansung oleh Kepala Dinas (Kadis) Kes, P2KB Balut Nurdin Musa dengan menyasar lansung pada keluarga beresiko stunting. 

Desa – desa yang dikunjungi yakni desa Togong Sagu, Kecamatan Bangkurung. Desa Toropot, Panapat, Keak dan desa Bungin kecamatan Bokan Kepulauan. Kemudian untuk kecamatan Labobo, desa Bontosi, Paisulamo dan desa Mansalean. 

BACA JUGA:  FEB Fun Run 2026 Sukses Digelar, Dekan Ucapkan Terima Kasih ke Para Sponsor
BACA JUGA:  Masya Allah, Sehari Terkumpul Donasi Rp77,6 Juta untuk Adik Khadafi, Korban Laka Maut di Batui

Kepada media ini Kadis Kesehatan P2KB Balut Nurdin Musa mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memastikan desa Lokus stunting yang sudah dibuatkan SK oleh Bupati kedepannya akan terbebas dari kasus stunting. 

“Jadi fokus kita pada ibu hamil yang diperkiraan kelahiran anaknya akan beresiko stunting”, kata Kadis Nurdin Musa Selasa (15/10/2024). 

BACA JUGA:  Dua Siswi Kakak Beradik Asal SMAN 2 Luwuk Raih Juara 1 dan 2 di FEB Fun Run 2026

Selain ibu hamil kata Kadis, pihaknya juga menemui ibu nifas dan baduta agar angka stunting di Balut ini bisa ditekan sesuai standar nasional.

Dalam rangkaian memberikan penyuluhan, Kadis Kesehatan P2KB Balut juga sempat memberikan sejumlah bantuan. Asw