BANGGAI KECE- Sorong, Papua Barat Daya – Selasa, 17 Maret 2026, Ikatan Pelajar dan Mahasiswa/i Paniai (IPMAPAN) Kota Studi Sorong menggelar diskusi publik terbuka yang membahas tiga topik utama yakni pendidikan, jaringan internet, serta pengaruh lingkungan terhadap kehidupan. Kegiatan ini dilaksanakan di Kontrakan/Asrama Paniai yang beralamat di Jalan Mabile Km 11,5, Kota Sorong, Papua Barat Daya.
Diskusi topik pertama dibawakan oleh Legison Yatipai dengan tema “Mendidik dengan Hati Holistik.” Dalam pemaparannya, Legison menjelaskan pentingnya menghargai anak sebagai pribadi yang utuh.
“Mendidik bukan hanya mengajar, tetapi juga menyentuh jiwa serta mengembangkan karakter,” ungkap Yatipai.
Diskusi kedua disampaikan oleh Titus Yeimo. Dalam pembahasannya, Yeimo menekankan bahwa ruang belajar di era digitalisasi kampus tidak hanya terbatas di kota-kota besar, tetapi juga harus terus diupayakan menjangkau daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
Ia menambahkan, penyediaan akses internet gratis bagi mahasiswa sangat penting. Namun dalam praktiknya, masih terdapat berbagai kendala dalam aktivitas belajar di kampus maupun kebutuhan lain dalam bidang teknologi dan komunikasi, terutama terkait fasilitas bagi mahasiswa di daerah masing-masing.
Topik ketiga dibawakan oleh Selpiana Kobepa dengan tema “Iblis Datang Lewat Siapa.” Dalam pemaparannya, ia menekankan pentingnya motivasi iman dan aspek rohani dalam kehidupan manusia.
Menurut Kobepa, setiap manusia harus mampu menghadapi tantangan hidup berdasarkan keyakinan dan kepercayaan masing-masing, sebagai bentuk pembelaan terhadap kebenaran dan keadilan Tuhan sebagai juru selamat umat manusia.
Setelah diskusi berlangsung, anggota IPMAPAN Otniel Bunai menyampaikan apresiasi kepada para narasumber atas dedikasi mereka dalam membina dan mendidik mahasiswa.
“Kami mahasiswa IPMAPAN sangat mengapresiasi dedikasi serta bimbingan yang diberikan. Terima kasih atas motivasi dan materi yang telah dibagikan melalui diskusi ini, sehingga terjadi pertukaran pikiran antara senior dan junior. Topik-topik yang disampaikan para narasumber merupakan bentuk perhatian kakak-kakak kami di IPMAPAN Kota Studi Sorong,” tutup Bunai. (*)
Penulis: Jeri P. Degei






