Scroll untuk baca artikel
BeritaDaerahNews

Bupati Bangkep Buka Rapat Pokja Pengarusutamaan Gender (PUG) Tahun 2026

102
×

Bupati Bangkep Buka Rapat Pokja Pengarusutamaan Gender (PUG) Tahun 2026

Sebarkan artikel ini

BANGGAI KECE – Bupati Banggai Kepulauan (Bangkep), H. Rusli Moidady, ST., MT., AIFO, memimpin sekaligus membuka Rapat Kelompok Kerja (Pokja) Pengarusutamaan Gender (PUG) Tahun 2026 yang digelar pada Selasa (17/3/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta Aparatur Sipil Negara (ASN) lainnya. Rapat Pengarusutamaan Gender (PUG) Tahun 2026 ini dilaksanakan sebagai langkah strategis dalam memperkuat pembangunan daerah yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Bupati Rusli Moidady menyampaikan bahwa Pengarusutamaan Gender (PUG) merupakan strategi pembangunan yang bertujuan untuk mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender melalui pengintegrasian pengalaman, aspirasi, kebutuhan, serta permasalahan perempuan dan laki-laki ke dalam seluruh proses pembangunan.

BACA JUGA:  Akhir Ramadhan, Alumni Smandul 96 Berbagi ke Panti Asuhan Maimunah Abas Nursin

Pemerintah daerah, lanjutnya, menegaskan komitmennya dalam mendorong implementasi PUG sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pembangunan daerah, sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2024 tentang Pedoman Pelaksanaan Pengarusutamaan Gender dalam Pembangunan.

BACA JUGA:  Diduga Jadi Pengedar Sabu, Emak-emak Asal Pagimana Ini Dibekuk Polisi

Dalam regulasi tersebut disebutkan bahwa pelaksanaan PUG harus didukung oleh tujuh prasyarat pembangunan, yaitu perencanaan responsif gender, penganggaran responsif gender, pelaksanaan program dan kegiatan, pemantauan, evaluasi, pengawasan, serta pelaporan secara berkala.

Ketujuh aspek tersebut menjadi fondasi penting agar kebijakan dan program pembangunan dapat memberikan manfaat yang setara bagi perempuan dan laki-laki.

Melalui rapat Pokja PUG Tahun 2026 ini, pemerintah daerah juga menyusun Rencana Kerja Pokja PUG serta Rencana Aksi Daerah Pengarusutamaan Gender. Dokumen tersebut diharapkan dapat menjadi pedoman bersama bagi seluruh perangkat daerah dalam mengintegrasikan perspektif gender ke dalam perencanaan dan pelaksanaan program pembangunan.

BACA JUGA:  Alumni Smada Luwuk 2012 Sukses Gelar Futsal Ramadhan Cup Jilid II

Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat koordinasi, sinergi, dan komitmen lintas sektor dalam mewujudkan pembangunan yang adil dan merata tanpa memandang jenis kelamin, tutup Bupati. (Ram)