BANGGAI KECE – Setelah penarikan dari lokasi Kuliah Kerja Nyata Mobilisasi Berkemajuan (KKN-MB) Angkatan 39 yang dipusatkan di Kecamatan Pagimana, ratusan mahasiswa kembali ke kampus hijau Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Luwuk.
Penerimaan kembali mahasiswa peserta KKN-MB di kampus hijau tersebut dilakukan langsung oleh Rektor Unismuh Luwuk, Dr. Sutrisno K. Dajawa, SE., MM., pada Rabu, 11 Maret 2026.
Prosesi penerimaan kembali 258 peserta KKN-MB yang berlangsung di pelataran kampus ini turut dihadiri Wakil Rektor (WR) III Dr. Kisman Karinda, WR IV Suma K. Saleh, S.Pd., M.Pd., Ketua LP3M Unismuh Luwuk Risno Mina, SH., MH., beserta jajaran, para dekan, serta panitia KKN-MB.
Ketua LP3M Unismuh Luwuk, Risno Mina, SH., MH., mengatakan bahwa kegiatan yang dilaksanakan di pelataran kampus tersebut merupakan rangkaian terakhir dari pelaksanaan KKN-MB Angkatan 39.

Ia menjelaskan bahwa rangkaian KKN dimulai dari pendaftaran hingga pembekalan, kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan di lapangan selama 40 hari. Sebagian masa pelaksanaan KKN tersebut berlangsung bertepatan dengan bulan suci Ramadan.
“Dalam pelaksanaan KKN ini, hari ini merupakan rangkaian terakhir. Setelah ini mahasiswa diminta melengkapi berkas laporan sebagai luaran kegiatan, termasuk artikel, video, serta kuisioner tanggapan sebagai bahan evaluasi pelaksanaan KKN,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa sesuai jadwal, penetapan nilai KKN akan dilaksanakan pada Sabtu, 14 Maret. Oleh karena itu, seluruh peserta diharapkan segera memasukkan seluruh luaran KKN sebelum tanggal tersebut.
“Mahasiswa diharapkan konsisten dengan jadwal yang telah ditetapkan, karena setelah ini mereka akan memasuki tahap pengajuan proposal skripsi,” tambahnya.
Risno Mina juga menyampaikan terima kasih kepada para narasumber yang telah memberikan pembekalan kepada mahasiswa sehingga pelaksanaan KKN dapat berjalan dengan baik hingga selesai.
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada para dosen pembimbing lapangan (DPL) yang telah membimbing dan mengarahkan mahasiswa selama kegiatan KKN berlangsung.
Ia menjelaskan bahwa luaran kegiatan KKN-MB Angkatan 39 di antaranya dilaksanakan pada 17 posko desa, tiga kelurahan, serta menghasilkan 23 artikel publikasi.
Selain itu, pihaknya juga menyampaikan apresiasi kepada panitia dan seluruh jajaran yang telah bekerja sehingga kegiatan KKN dapat berjalan dengan baik hingga tahap pleno penilaian.
“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta KKN yang telah melaksanakan pengabdian kepada masyarakat. Semoga apa yang dilakukan menjadi nilai amal jariyah,” ujarnya.
Sementara itu, Rektor Unismuh Luwuk, Dr. Sutrisno K. Dajawa, menyampaikan bahwa para mahasiswa telah melaksanakan pengabdian kepada masyarakat selama 40 hari.
Menurutnya, pengalaman tersebut menunjukkan bahwa ilmu pengetahuan tidak hanya diperoleh di ruang kuliah, tetapi juga dapat dipelajari secara langsung di tengah masyarakat.
“Ini menjadi pembelajaran dan bekal bagi mahasiswa untuk terjun di tengah masyarakat. Sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain,” katanya.
Ia juga mengingatkan bahwa para mahasiswa merupakan bagian dari generasi penerus bangsa yang harus terus mempersiapkan diri menghadapi masa depan, termasuk menyongsong bonus demografi.
“Oleh karena itu, persiapan harus dilakukan sejak sekarang. KKN menjadi salah satu bekal yang dapat dimanfaatkan dengan baik melalui ilmu yang telah dimiliki,” jelasnya.
Rektor juga menekankan pentingnya membangun jejaring, komunikasi, dan kolaborasi bagi para mahasiswa.
“Tiga hal yang penting adalah networking atau jejaring, komunikasi, dan kolaborasi. Ketiganya sangat penting agar mahasiswa mampu bersaing dan membangun relasi yang baik,” pungkasnya.
Ia pun berharap hubungan yang telah terjalin selama pelaksanaan KKN tidak berhenti sampai di sini, melainkan terus dijaga melalui komunikasi dan kolaborasi yang berkelanjutan. (*)






